PHK Marak tapi 83% Karyawan Dapat Kenaikan Gaji, Kok Bisa?
Di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perlambatan ekonomi, sebagian besar pekerja Indonesia justru berhasil mendapatkan kenaikan gaji.
Laporan Salary Pulse 2026 dari Jobstreet by SEEK menunjukkan bahwa 83% pekerja yang mengajukan kenaikan gaji berhasil memperolehnya.
>>> Sony LYTIA 610: Sensor 64MP dengan Teknologi RB2×2 OCL untuk Ponsel
Hanya 11% permintaan yang ditolak.
Managing Director Jobstreet by SEEK Indonesia Wisnu Dharmawan menjelaskan, perusahaan menilai mempertahankan karyawan yang ada lebih murah dibandingkan merekrut pegawai baru.
"Kalau ada turnover atau resignation itu ada cost-nya.
Ketika seseorang resign, perusahaan harus mencari pengganti, belum tentu langsung ketemu," kata Wisnu dalam paparan laporan di Jakarta, Senin (23/6/2026).
Biaya yang muncul akibat keluarnya seorang karyawan tidak hanya terbatas pada proses rekrutmen. Perusahaan juga harus mengalokasikan waktu dan sumber daya untuk seleksi, wawancara, hingga pelatihan karyawan baru.
Selain itu, ada masa transisi sejak karyawan lama mengundurkan diri hingga penggantinya mulai bekerja. Produktivitas karyawan baru pun belum tentu optimal karena perlu adaptasi.
>>> Bhagwati Products Lampaui Pendapatan Rp 17.000 Crore
"Biaya untuk mencari pengganti itu juga ada.
Mungkin harus menggunakan recruitment firm, pasang iklan lowongan kerja, kemudian ada proses interview yang membutuhkan waktu dan sumber daya," ujarnya.
Oleh karena itu, perusahaan kerap memilih solusi yang lebih praktis dengan memberikan kenaikan gaji kepada karyawan yang dinilai berkontribusi.
"Kalau dibandingkan dengan memberikan kenaikan gaji buat karyawan, kayaknya lebih simpel," kata Wisnu.
Dalam laporan yang sama, Jobstreet mencatat 64% pekerja Indonesia pernah secara proaktif meminta kenaikan gaji. Mayoritas pekerja juga merasa cukup nyaman untuk memulai diskusi mengenai kenaikan gaji.
Survei Salary Pulse 2026 dilakukan terhadap 1.010 responden di Indonesia dan sejumlah negara Asia pada Februari 2026.
>>> Rupiah Melemah Lagi, Mendekati Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Survei ini mengukur kepuasan pekerja terhadap gaji, kenaikan upah, hingga sikap pekerja dan perusahaan terkait kompensasi.
Update Terbaru
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
North West Pamer Tindikan Bibir di Paris Fashion Week
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X
Rabu / 01-07-2026, 11:08 WIB
Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Badai Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Wartawan Senior Pensiun
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Suami Sarah Gibson Kerja Apa? Diska Resha Putra Ternyata Pengusaha dan Pernah Jadi Manajer Klub Sepak Bola
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Mesin Pinball Lego Fungsional Jadi Set Terbaik Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Yordan Alvarez Pukul Grand Slam, Astros Kalahkan Twins 6-4
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Suporter Meksiko Teriakkan Nyanyian Homofobik ke Kiper Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 11:00 WIB






