2 Pabrik Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Pindah ke Vietnam, Menaker Buka Suara
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli buka suara terkait kabar dua pabrik komponen otomotif asal Jepang di Jawa Timur yang berencana melakukan relokasi ke Vietnam.
Isu ini memicu kekhawatiran akan terjadinya gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor manufaktur dalam negeri.
>>> Roy Suryo dan Dokter Tifa Tolak Berdamai dengan Jokowi, Pilih Jalani Sidang
Penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan, Said Iqbal, sebelumnya memperingatkan potensi tsunami PHK jika relokasi benar-benar terjadi.
Pemerintah kini memasang radar pemantauan ketat terhadap perkembangan kedua perusahaan tersebut.
Identitas Perusahaan Masih Dirahasiakan
Said Iqbal mengungkapkan bahwa kedua perusahaan yang berbasis di Jawa Timur itu sementara hanya boleh disebut dengan inisial PT J dan PT S.
Hal ini dilakukan demi menjaga psikologis pasar dan kelancaran proses negosiasi di belakang layar.
"Jangan disebutkan (nama lengkap perusahaan), nanti berantakan negosiasinya. Kadang-kadang negosiasi secara silent itu penting di awal-awal ya," ujar Said Iqbal.
>>> Kemenkes Buka Lowongan Finance & Administrative Assistant, Gaji Rp5 Juta
Menaker Yassierli menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi berlapis untuk menahan laju PHK di sektor otomotif.
Langkah pertama adalah mendorong perundingan bipartit antara manajemen dan serikat pekerja untuk mencari jalan tengah selain PHK atau relokasi.
Jika perundingan mandiri mandek, Kemnaker akan menerjunkan tim mediator ke Jawa Timur untuk memediasi hak-hak pekerja dan memberikan insentif solusi bagi pengusaha.
Pemerintah saat ini dalam posisi bersiaga penuh menunggu hasil verifikasi riil di lapangan sembari menyiapkan jaring pengaman sosial bagi buruh terdampak.
>>> Cara Mengecek BPNT Juni 2026 Secara Online Pakai HP
Yassierli mengklaim taktik penerjunan mediator ini sejauh ini cukup efektif meredam gejolak di beberapa kasus ketenagakerjaan lainnya di Indonesia.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






