DBS Treasures Catat Lonjakan Laba 289 Persen, Andalkan Strategi Global
Prospek Investasi dan Diversifikasi Portofolio
Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo mengatakan volatilitas pasar diperkirakan masih tinggi pada paruh kedua 2026.
>>> IFG Life: Kesiapan Finansial Kunci Hadapi Empty Nest Syndrome
Namun, peluang investasi jangka panjang tetap terbuka melalui strategi diversifikasi portofolio.
“CIO Office DBS mengedepankan pendekatan conviction-led dengan fokus pada strategi investasi yang jelas dan dapat ditindaklanjuti,” katanya.
Salah satu rekomendasi utama yang dipertahankan ialah posisi overweight pada emas sebagai instrumen defensif.
Langkah tersebut didukung peningkatan permintaan investasi emas global yang melonjak 74% secara tahunan pada kuartal I/2026. Di Indonesia, permintaan emas batangan juga meningkat 47%.
Untuk mendukung kebutuhan investasi nasabah, Bank DBS Indonesia menghadirkan akses ke pasar emas global melalui Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) dengan nilai investasi minimum Rp5 miliar.
Perseroan juga meluncurkan 16 produk investasi baru guna memperkuat diversifikasi portofolio.
Layanan Terintegrasi dan Program Pendukung
Di sisi layanan, Bank DBS Indonesia mengintegrasikan analisis investasi regional dengan teknologi AI dan machine learning untuk memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi.
Informasi investasi disampaikan melalui WhatsApp dan surat elektronik, kemudian dibahas bersama Relationship Manager sebelum dieksekusi melalui aplikasi digibank by DBS.
Head of Consumer Banking Segment & Liabilities Product PT Bank DBS Indonesia Natalina Syabana mengatakan pendekatan tersebut diwujudkan melalui kampanye “Mitra Tepercaya untuk Setiap Tujuan Anda” yang mengedepankan layanan wealth management berbasis insight dan konsultasi yang sangat personal.
Selain itu, program DBS Expert Connection dan DBS NextGen Excursion turut disiapkan untuk mendukung pengembangan bisnis dan regenerasi kekayaan keluarga.
Program ini mencakup pembahasan mengenai kecerdasan artifisial, aset digital, hingga praktik bisnis berkelanjutan.
Ke depan, Bank DBS Indonesia menargetkan pertumbuhan aset jangka panjang dengan mengedepankan strategi investasi yang dipersonalisasi dan solusi yang relevan untuk membantu nasabah menghadapi dinamika ekonomi global.
Update Terbaru
Baca Nano Machine Chapter 318 Sub Indo English Raw Bahasa Indonesia, Yang Terbaik!
Rabu / 01-07-2026, 23:05 WIB
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






