DPR Minta Pemerintah Evaluasi Lapangan Golf Senayan Milik Otto Hasibuan
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mendesak pemerintah untuk tidak berhenti pada eksekusi lahan eks Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Ia meminta agar aset negara lainnya di Senayan, termasuk lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club yang dikelola Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Impas) Otto Hasibuan, juga dievaluasi.
>>> BNI Jadwalkan Audit Laporan Keuangan untuk Dukung Aksi Korporasi
"Saya katakan tidak hanya di Hotel Sultan saja, tetapi juga pihak-pihak lain yang masih menguasai milik pemerintah atau aset negara lainnya di kawasan Senayan yang masih dipakai oleh swasta.
Jika hak pengelolaannya sudah berakhir, pemerintah harus berani mengambil kembali," kata Rudianto, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, negara tidak boleh kalah dalam mempertahankan hak atas aset-aset milik pemerintah. Seluruh aset yang masa kontrak atau hak pengelolaannya telah berakhir perlu dikembalikan ke pengelolaan negara.
Rudianto berharap langkah tegas terhadap eks Hotel Sultan menjadi momentum untuk penataan aset negara secara menyeluruh.
Dengan demikian, aset strategis yang selama ini dikelola swasta dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi negara.
>>> Gaji Direksi PLN Capai Ratusan Juta Per Bulan di Tengah Mati Lampu Massal
Sebelumnya, sejumlah akademisi juga mendesak evaluasi terhadap lapangan golf Senayan Avenue. Mereka menilai pemanfaatan aset tersebut perlu ditinjau ulang agar selaras dengan kepentingan masyarakat luas.
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menegaskan bahwa pengelolaan aset negara harus berorientasi pada kepentingan publik dan kesejahteraan rakyat.
"Aset ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Bambang menambahkan bahwa pemerintah berkepentingan memastikan seluruh aset negara berada di bawah pengelolaan yang tepat.
>>> Pemkab Bogor Normalisasi Saluran Air di Empat Kecamatan untuk Cegah Banjir
Ia mengingatkan bahwa lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara yang dibebaskan pada periode 1959-1962 untuk mendukung Asian Games IV di Jakarta.
Update Terbaru
Minions and Monsters Raih Skor Tertinggi dalam Sejarah Illumination
Minggu / 05-07-2026, 11:47 WIB
Mets Hadapi Braves di Laga Hari Kemerdekaan 4 Juli
Minggu / 05-07-2026, 11:43 WIB
Tennessee Titans Jual Memorabilia Stadion Nissan Secara Online
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB
Yordan Alvarez Pukul Dua Home Run, Astros Menang Dramatis
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB
FIFA Pertahankan Jadwal Piala Dunia Setelah Debat Cuaca
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB
Jaringan TV Nasional Siarkan Langsung Kembang Api Hari Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 11:42 WIB
7 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa agar Manfaatnya Maksimal
Minggu / 05-07-2026, 11:38 WIB
10 Ciri-Ciri Parfum Asli yang Wajib Diketahui Sebelum Beli
Minggu / 05-07-2026, 11:37 WIB
Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke di Museum Bahari
Minggu / 05-07-2026, 11:37 WIB
5 Sepatu Lari Reebok Diskon di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
Minggu / 05-07-2026, 11:35 WIB
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Lewat Iron Pipe 2026 di Bandung
Minggu / 05-07-2026, 11:35 WIB
KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Antoni Terkait Amplop Bupati Kuansing
Minggu / 05-07-2026, 11:35 WIB
Hampir 185 Ribu Turis Asing Naik Kereta Cepat Whoosh di Indonesia
Minggu / 05-07-2026, 11:35 WIB
Zelensky Tagih Komitmen AS, Harap Ketegasan Trump Akhiri Perang dengan Rusia
Minggu / 05-07-2026, 11:35 WIB







