Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
Kartu merah yang diterima gelandang Paraguay, Miguel Almiron, dalam laga melawan Turki pada Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pengusiran paling aneh dan memicu perdebatan.
Almiron mencatatkan namanya sebagai pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang harus diusir karena melanggar aturan baru, yakni menutup mulut saat berbicara dengan pemain lawan.
>>> Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
Meskipun Paraguay akhirnya menang 1-0 berkat gol cepat Matias Galarza di menit kedua, kemenangan ini harus dibayar mahal oleh aksi ceroboh Almiron menjelang turun minum.
Kronologi Kejadian di Lapangan
Tensi pertandingan memuncak pada masa injury time babak pertama di Guadalajara. Wasit Ivan Barton menghentikan permainan agar pemain Paraguay mendapat perawatan akibat benturan di kaki.
Skuad Turki geram karena serangan mereka terhenti demi cedera yang dinilai bukan di area kepala. Di tengah adu mulut, Almiron terlibat konfrontasi dengan pemain Turki, Mert Mulder.
Saat melontarkan kata-kata kepada Mulder, mantan bintang Newcastle United itu tertangkap kamera sengaja menutup mulutnya menggunakan tangan. Mulder langsung protes kepada wasit.
Setelah meninjau tayangan ulang lewat VAR, Ivan Barton langsung mengacungkan kartu merah kepada Almiron.
Paraguay pun bermain dengan 10 orang di babak kedua, sementara kekalahan ini membuat Turki tersingkir.
Mengapa Menutup Mulut Berujung Kartu Merah?
Bagi sebagian pencinta sepak bola, hukuman kartu merah langsung untuk aksi menutup mulut mungkin terasa kejam. Namun, aturan ini sudah disahkan oleh IFAB pada April menjelang Piala Dunia.
Regulasi tersebut melarang keras pemain menutup mulut dalam situasi apa pun untuk mencegah mereka menyembunyikan bukti penggunaan bahasa kasar atau pelecehan verbal di lapangan.
Update Terbaru
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Mahfud MD Sebut Vonis Anak Buah Jadi Pintu Masuk Jerat Nadiem Makarim
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan Polri di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
PDIP Kirim Surat ke BGN Minta Data Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Prabowo Soroti Peran Besar Polri di Ketahanan Pangan, Sebut Gudang Jagung hingga Desa Jadi Bukti Nyata
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB
Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Terintegrasi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo di HUT Bhayangkara: Demokrasi Jangan Dibajak Orang Banyak Uang
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
Prabowo Ingatkan Polri: Rakyat Masih Derita Kemiskinan Akibat Korupsi
Rabu / 01-07-2026, 10:45 WIB
3 Contoh Karangan Bahasa Jawa tentang Liburan ke Pantai, Kolam Renang, dan Rumah Nenek
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Microsoft Tingkatkan Keamanan Bot di Teams, Kini Lebih Pintar Mendeteksi Bot Mencurigakan
Rabu / 01-07-2026, 10:43 WIB
Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB
Rel Trem di Jerman Meleleh Akibat Suhu Ekstrem 41 Derajat Celsius
Rabu / 01-07-2026, 10:42 WIB






