YLBHI: Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi
Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tidak boleh dianggap sebagai ancaman terhadap negara.
Menurutnya, seluruh presiden dan pemerintahan wajib menjalankan amanat konstitusi tanpa terkecuali.
>>> FIFA Ubah Aturan Klasemen Piala Dunia 2026, Head to Head Jadi Penentu
Pernyataan itu disampaikan Isnur dalam Simposium Internasional yang digelar secara daring pada Sabtu (20/6/2026).
Ia merespons anggapan yang kerap menstigma kelompok masyarakat sipil sebagai anti-negara saat menyampaikan kritik.
"Bukan atas dasar suka atau tergantung pemimpinnya siapa. Semua presiden, semua pemerintahan disumpah untuk melaksanakan, menghormati, menjamin konstitusi," ujar Isnur.
Isnur menekankan bahwa kritik masyarakat sipil merupakan bentuk evaluasi terhadap jalannya pemerintahan, bukan serangan terhadap negara.
Kritik justru bagian dari kecintaan terhadap republik dan bentuk patriotisme warga negara.
"Jangan salah paham, stigmanya kami ini anti-negara, anti-pemerintah. Padahal itu bentuk cinta, bentuk republik, bentuk patriotisme," jelasnya.
>>> John Herdman Targetkan Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Ia menilai data dan riset dari kelompok masyarakat sipil seharusnya menjadi bahan koreksi bagi negara untuk memperbaiki kebijakan.
YLBHI selama ini bekerja menggunakan kerangka konstitusi untuk menilai jalannya pemerintahan.
"Apakah pemerintahan kali ini masih konstitusional? Apakah tugas aparat negara masih konstitusional?
Kami menilai seperti itu," kata Isnur.
Ia menambahkan, advokasi YLBHI berangkat dari pengalaman mendampingi masyarakat di berbagai daerah.
Kritik, laporan, dan aspirasi masyarakat menjadi instrumen penting untuk membantu negara membaca realitas sosial secara akurat.
>>> John Herdman Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
Hal itu sekaligus memastikan pemerintahan tetap berjalan sesuai koridor konstitusi.
Update Terbaru
Toyota dan Joby Aviation Bentuk Usaha Patungan Produksi Pesawat Listrik
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Alasan Hari Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Prancis Hadapi Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Mulai Hari Ini, Registrasi Nomor HP Baru Wajib Verifikasi Wajah
Rabu / 01-07-2026, 07:29 WIB
Presiden Siapkan Amnesti 17 Agustus, Penerima Wajib Ikut Komcad
Rabu / 01-07-2026, 07:29 WIB
Lewati Ronaldo, Mbappe Raja Baru Gol Fase Gugur Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
BBM B50 Berlaku 1 Juli, ESDM Beri Masa Transisi 3 Bulan
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Judi Online di Instagram dan Facebook
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Terungkap, Pemain Jerman Tolak Tendang Penalti Lawan Paraguay
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Samsung Rilis Video Teaser Kocak untuk Galaxy Z Fold 8, Banyak Pakai Makanan
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Supergirl Gagal di Box Office, Warner Bros. Terancam Rugi Rp2,1 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
4 Tips Menata Meja Kerja Sesuai Feng Shui untuk Tingkatkan Produktivitas
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
3 Shio Pembawa Keberuntungan di Juli 2026: Rezeki Lancar, Finansial Aman
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Timex Luncurkan Jam Tangan Retro Marlin America 250 Edisi Khusus
Rabu / 01-07-2026, 07:07 WIB






