David Gaider Sebut Generative AI sebagai 'Wabah' di Industri Game
David Gaider, mantan narrative lead Dragon Age yang kini menjadi salah satu pendiri Summerfall Studios, tidak menyembunyikan kritiknya terhadap generative AI.
Ia menyebut teknologi itu sebagai 'wabah virulen' di industri game.
>>> CD Projekt Resmi Berganti Nama Menjadi CD Projekt Red
Dalam wawancara dengan GamesRadar+, Gaider mengupas tuntas klaim manfaat generative AI di samping dampak negatifnya.
Ia menyoroti masalah hukum dan moral yang muncul karena AI sering dilatih menggunakan data tanpa izin.
'Fakta bahwa generative AI sering dilatih pada data tanpa memedulikan persetujuan pencipta atau pemilik data membuka pintu bagi masalah hukum di masa depan, bahkan jika kita mengabaikan implikasi moralnya,' ujar Gaider.
Ia menambahkan bahwa argumen 'jika kami tidak boleh mencuri apa pun yang kami butuhkan, AI tidak akan bekerja dengan baik' bukanlah alasan yang kuat.
Risiko Penggunaan AI dalam Pengembangan Game
Gaider juga menyoroti penggunaan generative AI pada tahap konsep atau iterasi awal, di mana aset buatan AI tidak dimaksudkan untuk masuk ke produk akhir.
Menurutnya, risiko tetap ada, seperti aset placeholder yang tidak sengaja dirilis.
'Yang diperlukan hanyalah satu pengembang malas atau satu aset sementara yang terlupakan, dan Anda akan menghadapi masalah,' katanya.
Ia mempertanyakan efisiensi yang dijanjikan AI. 'Apa yang sebenarnya dibantu?
Apakah membuat pekerjaan lebih efisien? Apakah meningkatkan kualitas kerja?'
>>> Manga Stardust Telepath Berakhir di Volume ke-7
Gaider melihat kecenderungan AI justru mengambil alih tugas penting, sementara pekerja hanya bertugas 'membersihkan' hasilnya.
Ia menegaskan bahwa mengedit produk inferior seringkali memakan waktu lebih lama daripada mengulang dari awal.
Ia juga khawatir bahwa penggunaan AI yang berlebihan akan menghilangkan tugas-tugas entry-level yang berguna untuk melatih generasi pengembang berikutnya.
Update Terbaru
Taylor Sheridan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Akting di Acara Howard Stern
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Pasangan Hollywood Hadapi Sorotan Publik Akibat Dugaan Keretakan Rumah Tangga
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Ian Poulter Incar Terobosan Major di U.S. Senior Open
Rabu / 01-07-2026, 07:43 WIB
Dallas Jadi Tuan Rumah Konvensi Midterm Pertama Partai Republik pada September
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Trump Umumkan Konvensi Nasional Partai Republik Pertama di Tengah Periode
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Blake Griffin Ungkap Psikolog Olahraga Khianati Kepercayaannya
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Travis Kelce Terlihat Lari Pagi Jelang Pernikahan dengan Taylor Swift
Rabu / 01-07-2026, 07:42 WIB
Polisi West Fargo Peringatkan Warga soal Penipuan Pintu ke Pintu Pasca Badai
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Bintang 'Young and the Restless' Colleen Zenk Ditangkap karena DUI
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Pria Bernama 'Santa Claus' Ditangkap karena Diduga Hendak Bertemu Remaja untuk Berhubungan Seks
Rabu / 01-07-2026, 07:40 WIB
Mantan Bintang 'Bachelorette' DeAnna Pappas Menang Gugatan Uang dari Mantan Suami
Rabu / 01-07-2026, 07:36 WIB
Amad Diallo Sebut Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran Berharga bagi Pantai Gading
Rabu / 01-07-2026, 07:35 WIB
Kisah Orlando Gill: Dari Penjual Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:35 WIB
'Teach You a Lesson' Kembali Puncaki Chart Non-Inggris Netflix
Rabu / 01-07-2026, 07:35 WIB






