Rafael van der Vaart Minta Maaf atas Komentar Stereotip Rasial di Piala Dunia 2026
Mantan gelandang Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, menyampaikan permintaan maaf setelah komentarnya dalam pertandingan Piala Dunia 2026 memicu kontroversi publik.
Insiden ini terjadi ketika pria berusia 43 tahun tersebut bertugas menjadi analis pertandingan untuk stasiun televisi Belanda, NOS TV.
>>> Ekonom: KBLI Konten Kreator Dorong Daya Saing UMKM Digital
Sorotan publik tajam mengarah kepada Van der Vaart setelah bek Micky van de Ven gagal mengantisipasi pergerakan Koki Ogawa yang berbuah gol penyeimbang dalam laga yang berakhir imbang 2-2.
Saat memberikan analisis mengenai gol dari tim lawan tersebut, mantan pemain Tottenham Hotspur ini melontarkan kalimat yang dinilai menyudutkan etnis tertentu.
"Semua terlihat sama, mungkin dia berpikir begitu," ujar Van der Vaart ketika membahas kesalahan Van de Ven dalam mengantisipasi pergerakan Ogawa.
Pernyataan itu langsung memicu reaksi keras di media sosial karena dianggap menyebarkan stereotip rasial terhadap masyarakat Asia Timur.
Kecaman dari Organisasi Antirasisme
Kecaman keras datang dari organisasi antirasisme Inggris, Kick It Out, yang bergerak bersama Frank Soo Foundation melalui pernyataan resmi mereka.
"Sangat mengecewakan mendengar mantan pemain menyampaikan stereotip rasial terhadap tim Jepang lalu mencoba membelanya sebagai candaan," tulis pernyataan kedua organisasi tersebut.
Kedua lembaga menilai pernyataan itu sangat tidak pantas diutarakan dalam turnamen sebesar Piala Dunia yang disaksikan oleh jutaan pasang mata di seluruh global.
>>> Tesla Luncurkan FSD Supervised V14 di Australia, Klaim Respons 20 Persen Lebih Cepat
Klarifikasi dan Penyesalan
Menanggapi gelombang protes yang meluas, Rafael van der Vaart segera memberikan klarifikasi dan menegaskan posisi dirinya yang menolak segala bentuk diskriminasi.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






