Krisis Resin PPE di Jubail Picu Kenaikan Harga Papan Sirkuit Global 40 Persen
>>> Krisis Selat Hormuz Pangkas Proyeksi Laba Perusahaan Asia Tenggara
"Produksi kini terhenti total, dan tidak ada pemasok alternatif yang mampu menutupi kekosongan tersebut," jelasnya.
Dampak Langsung Terhadap Konsumen Elektronik
Mark Vena, CEO SmartTech Research, memprediksi konsumen mungkin tidak akan pernah mendengar istilah "kelangkaan resin PPE" saat berbelanja, tetapi mereka pasti akan merasakan dampak harganya.
"Papan sirkuit adalah sistem saraf dari setiap perangkat modern.
Saat biaya produksinya melonjak, dampaknya akan langsung menjalar ke ponsel, laptop, konsol game, router, dan server AI," kata Vena.
Tekanan harga ini diperkirakan akan menghantam perangkat dengan margin keuntungan tipis terlebih dahulu, seperti PC, aksesori, router, ponsel Android kelas menengah, hingga smartphone layar lipat yang memiliki desain mesin sangat kompleks.
Bahkan Apple, yang memiliki modal raksasa dan manajemen rantai pasok tingkat dewa, tidak bisa sepenuhnya menghindar.
"Apple bisa mengalihkan beban tersebut, tetapi mereka tidak bisa menyulap kemacetan industri petrokimia agar tiba-tiba menghilang," tambah Vena.
Proyeksi Lonjakan Harga di Akhir Tahun 2026
Kabar baiknya untuk jangka pendek, harga perangkat flagship kemungkinan besar masih akan stabil.
CEO Goji Mobile, Thad Hwang, memprediksi konsumen tidak akan melihat kenaikan harga eceran untuk perangkat seperti iPhone 17 atau Samsung Galaxy S26 dalam beberapa bulan ke depan.
Namun, ia mewanti-wanti bahwa efek panjang dari ketidakstabilan ini baru akan mulai terasa pada musim gugur mendatang.
Sridhar Tayur, Profesor Manajemen Operasi di Carnegie Mellon University, menegaskan bahwa pilihan produsen elektronik saat ini sangat terbatas karena Amerika Serikat pun tidak memiliki kapasitas pabrik untuk menggantikan pasokan resin dari Jubail.
>>> BI Turunkan Batas Pembelian Valas Tunai Tanpa Underlying Jadi US$10.000
"Jika barangnya memang tidak ada, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pabrikan dalam menghadapi kelangkaan ini," pungkasnya.
Update Terbaru
64 Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Dievakuasi
Jumat / 03-07-2026, 09:26 WIB
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026, Ronaldo vs Yamal
Jumat / 03-07-2026, 09:26 WIB
Ahli Ungkap Nikotin Berpotensi Jadi Terapi Gangguan Saraf
Jumat / 03-07-2026, 09:26 WIB
Israel Luncurkan Serangan Baru ke Lebanon, Area Dekat RS Dibom
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Pilot Warga AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Evakuasi Jenazah
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Ronaldo Akhiri Kutukan Tak Cetak Gol di Fase Knock Out Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Strava dan 24 PSE Lain Terancam Diblokir Komdigi Gara-gara Belum Daftar
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Indosat dan Arsari Group Luncurkan Infra Fiber Teknologi, Kelola 86.000 Km Jaringan Optik
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
China Tutup 12.200 Jurusan Kuliah di Tengah Tingginya Pengangguran Sarjana
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Portugal Sikat Kroasia dan Lolos ke 16 Besar
Jumat / 03-07-2026, 09:22 WIB
Naik Rp11.000, Harga Emas Antam Kini Dijual Rp2.651.000 per Gram
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Komut Pertamina: Keselamatan Kerja Fondasi Utama Keandalan Operasional
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Jerome Polin Sentil 'Negara Sakit' soal Vonis Nadiem, Yusril: Kalau Terbukti Ya Dihukum
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Bank Mandiri Salurkan 3.360 Paket Makanan untuk Pekerja Rentan Lewat Livin' Berbagi
Jumat / 03-07-2026, 09:07 WIB






