Pasar Keuangan Indonesia Variatif, IHSG Melemah Rupiah Menguat
Pasar keuangan Indonesia mencatat pergerakan variatif pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Pelaku pasar merespons kenaikan suku bunga Bank Indonesia dan kekhawatiran menjelang pengumuman indeks global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyusut 0,78 persen ke level 6.172,34.
>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.794 Per Dolar AS Akibat Tekanan Global
Nilai transaksi mencapai Rp17,95 triliun, dengan aksi jual investor asing mencatat penjualan bersih Rp111,31 miliar di seluruh pasar.
Di pasar obligasi, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun naik menjadi 6,968 persen. Hal ini mengindikasikan pelemahan harga karena investor cenderung melepas aset tersebut.
Sebaliknya, mata uang rupiah berhasil menguat 0,17 persen ke posisi Rp17.700 per dolar Amerika Serikat.
Pembalikan arah rupiah terjadi setelah Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur yang kembali mengerek suku bunga acuan.
BI Naikkan Suku Bunga 25 bps
Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, "RDG BI pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI Rate 25 bps menjadi 5,75%."
Kebijakan pengetatan moneter ini juga diikuti kenaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen.
>>> Legislator dorong pelacakan aset maksimal dalam kasus Hanania Travel
Langkah ini menjadi keputusan beruntun setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga secara total sebesar 100 basis poin dalam sebulan terakhir.
Tujuannya untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.
Di sisi lain, pasar saham global di Wall Street justru mengalami peningkatan signifikan. Sektor teknologi memimpin penguatan setelah sempat tertekan oleh sikap bank sentral Amerika Serikat.
CEO The Wealth Alliance, Robert Conzo, mengatakan, "Lebih banyak tren bullish seputar perusahaan yang bekerja sama karena infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan efek AI di dalam banyak industri berbeda yang saling bersaing."
Ia menambahkan, kerja sama strategis antarkorporasi teknologi besar akan menjadi pola dominan ke depan.
>>> MSCI Soroti Enam Kelemahan Pasar Modal Indonesia
Pelaku pasar domestik kini menantikan rilis laporan klasifikasi pasar tahunan dari MSCI pada akhir Juni 2026. Laporan tersebut akan menentukan posisi pasar ekuitas Indonesia di mata global.
Update Terbaru
Penjualan CT5 Sedan Lampaui Sebagian Besar Crossover Cadillac
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
CT5 Sedan Cadillac Kalahkan Penjualan Sebagian Crossover di Q2 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Tuchel Minta Orangtua Buat Surat Izin demi Anak Nonton Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Pria di Lampung Tewas Ditembak Tetangga Gegara Undangan Khitanan
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Pochettino Kecewa Kartu Merah Balogun Meski AS Menang Lawan Bosnia
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Bocoran Halaman Toko Final Fantasy VII: Revelation Ungkap Ekspansi Cerita dan 9 Paket DLC
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
K-Pop Rising: Dream to Shine Diumumkan untuk Nintendo Switch, Gabungkan Rhythm Game dan Simulasi Idol
Jumat / 03-07-2026, 02:14 WIB
Gaya Parenting Putri Titian: Tegas dan Lembut Sesuai Anak
Jumat / 03-07-2026, 02:12 WIB
Daftar Film dan Acara yang Hengkang dari Netflix Juli 2026
Jumat / 03-07-2026, 02:11 WIB
Jadwal Lengkap Netflix Juli 2026: Enola Holmes 3, The Hawk, hingga Hannibal
Jumat / 03-07-2026, 02:11 WIB
Dua Bakteri Usus Terkait dengan Multiple Sclerosis: Haruskah Anda Khawatir?
Jumat / 03-07-2026, 02:07 WIB
Bakteri Usai Bisa Perlambat Alzheimer? Studi Ungkap Temuan Baru
Jumat / 03-07-2026, 02:07 WIB
5 Aplikasi Penghasil Uang 2026 yang Banyak Digunakan untuk Menambah Penghasilan
Jumat / 03-07-2026, 02:07 WIB
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB






