Bakteri Usai Bisa Perlambat Alzheimer? Studi Ungkap Temuan Baru
Para ilmuwan terus mengungkap hubungan antara bakteri usus dan penyakit Alzheimer.
Studi terbaru dari Northwestern University Feinberg School of Medicine menunjukkan bahwa senyawa yang dihasilkan bakteri usus dapat memperlambat gejala Alzheimer, setidaknya pada tikus jantan.
>>> 5 Aplikasi Penghasil Uang 2026 yang Banyak Digunakan untuk Menambah Penghasilan
Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa transplantasi tinja dari pasien Alzheimer ke tikus sehat memicu masalah memori spasial.
Perubahan mikroba usus juga diketahui memengaruhi penumpukan plak amiloid dan protein tau, dua ciri utama penyakit ini.
Peran Propionat dalam Otak
Tim Northwestern berfokus pada propionat, asam lemak rantai pendek yang dihasilkan bakteri usus saat memfermentasi serat makanan.
Dalam studi yang diterbitkan di Journal of Clinical Investigation pada April 2026, mereka menemukan bahwa propionat mengurangi peradangan otak dan menghentikan akumulasi plak amiloid.
Para peneliti memberikan antibiotik pada tikus yang direkayasa secara genetik untuk mengembangkan Alzheimer. Antibiotik mengubah komposisi mikrobioma usus, meningkatkan bakteri Akkermansia yang memproduksi propionat.
Tikus dengan kadar propionat tertinggi dalam darah menunjukkan lebih sedikit peradangan otak dan plak amiloid. Mereka juga memiliki kadar interleukin-17 (IL-17) yang lebih rendah, sinyal pemicu peradangan.
Namun, efek positif ini hanya terlihat pada tikus jantan. Tikus betina tidak menunjukkan perbaikan yang sama, menunjukkan adanya pengaruh hormon seks.
>>> Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Langkah Menuju Terapi Manusia
Penulis utama studi, Sidhanth Chandra, bersama penulis senior Robert Vassar, melacak perubahan metabolik ini.
Vassar mengatakan bahwa meningkatkan kadar propionat melalui diet, probiotik, atau obat-obatan yang ditargetkan dapat membantu memperlambat perkembangan Alzheimer pada manusia.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






