Banyak orang mengira kebiasaan membuang sampah sembarangan terjadi karena kurangnya kesadaran lingkungan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan penyebabnya bisa lebih kompleks.

Kondisi tempat sampah yang kotor justru dapat membuat seseorang semakin enggan membuang sampah pada tempatnya.

>>> Menkeu Purbaya: Inflasi Juni 2026 Dipicu Kenaikan BBM dan Harga Pangan

Temuan ini berasal dari penelitian tim ilmuwan University of Gothenburg yang dipublikasikan dalam Journal of Environmental Psychology.

Rasa Jijik Membuat Orang Enggan Mendekati Tempat Sampah

Penelitian menemukan bahwa tempat pembuangan sampah yang kotor dan tidak terawat dapat memicu rasa jijik.

Emosi ini membuat sebagian orang memilih menghindari area tersebut dibanding harus membuang sampah sesuai prosedur.

Salah satu peneliti sekaligus ilmuwan politik, Jacob Sohlberg, menjelaskan bahwa perilaku membuang sampah tidak hanya dipengaruhi norma sosial.

Respons emosional terhadap kondisi lingkungan juga berperan penting.

"Jika ruang pembuangan sampah kotor dan tidak menyenangkan, tidak selalu membantu jika ada sistem daur ulang dan pengelolaan sampah yang berfungsi.

Orang yang sensitif terhadap hal-hal menjijikkan tidak ingin menghabiskan waktu di sana, dan ini meningkatkan risiko pembuangan sampah yang tidak tepat," ujar Jacob.

Tiga Eksperimen di Tiga Negara

Untuk menguji temuan tersebut, peneliti melakukan tiga eksperimen di Swedia, Finlandia, dan Denmark.

Pada eksperimen pertama, dua lokasi pembuangan sampah di Gothenburg dibersihkan setiap hari selama tiga minggu, sementara delapan lokasi lain dibiarkan dalam kondisi biasa.

>>> Harry Kane Jadi Pahlawan, Inggris Comeback Dramatis Atas RD Kongo

Hasilnya, jumlah sampah yang dibuang tidak pada tempatnya turun secara signifikan di lokasi yang rutin dibersihkan. Sedangkan lokasi pembanding hampir tidak mengalami perubahan.