Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Tim kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kliennya tidak berkewajiban menunjukkan ijazah kepada publik.
Sikap ini menjadi salah satu faktor gagalnya mediasi dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri Surakarta.
>>> Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Gugatan diajukan oleh advokat Sigit Pratomo, alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Dalam proses mediasi, penggugat menuntut agar Jokowi memperlihatkan ijazah asli ke publik.
Alasan Penolakan Jokowi
Kuasa hukum Jokowi, Irpan, menegaskan pihaknya menolak tuntutan tersebut karena penggugat dinilai tidak memiliki kewenangan hukum.
"Oleh karena yang bersangkutan bukan sebagai pihak yang diberi otoritas hukum sebagaimana layaknya aparat penegak hukum, maka kami menolak," ujar Irpan, Jumat (3/7).
Menurut Irpan, kepemilikan ijazah adalah hak pribadi yang dilindungi undang-undang, termasuk Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.
>>> Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Selain soal ijazah, Jokowi juga mempertanyakan legal standing penggugat. Irpan menilai gugatan tersebut bersifat spekulasi dan merupakan penyalahgunaan hak gugat.
Mediasi dinyatakan deadlock oleh hakim mediator karena tidak mencapai titik temu. Perkara kemudian dikembalikan ke majelis hakim untuk dilanjutkan ke tahap persidangan.
Sidang selanjutnya memasuki agenda pembacaan gugatan. Proses jawab-menjawab antara penggugat, tergugat, dan turut tergugat akan dilakukan secara elektronik melalui sistem e-court.
Setelah seluruh jawaban disampaikan, persidangan berlanjut ke tahap pembuktian.
>>> Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Penggugat akan mendapat kesempatan pertama menghadirkan alat bukti sebelum majelis hakim memeriksa bukti dari pihak tergugat dan pihak terkait.
Update Terbaru
Matt Smith Tak Percaya Keanu Reeves Nonton Film Gagalnya, Morbius
Jumat / 03-07-2026, 04:29 WIB
Manajer Komunitas Destiny 2 Kritik Pemimpin yang Buat Keputusan Buruk Bertahun-tahun
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Mike Rowe Gugat Discovery atas Biaya Narasi Deadliest Catch
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Penampakan Hiu Paksa Penutupan Bergilir di Pantai Long Island dan Queens
Jumat / 03-07-2026, 04:28 WIB
Square Enix Manga & Books Umumkan 8 Manga dan 2 Buku Final Fantasy
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Los Angeles Alami Suhu Lebih Dingin di Tengah Gelombang Panas Nasional
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Zendaya Puji Dedikasi Tom Holland di Film Spider-Man: Brand New Day
Jumat / 03-07-2026, 04:26 WIB
Kebakaran Besar Melanda Bekas Pembangkit Listrik Aberthaw di Wales
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
BBC Hentikan Serial Winterwatch Setelah 14 Tahun, Ganti dengan Naturewatch
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Resiliensi dan Fokus Baja: AS Kalahkan Bosnia di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 04:21 WIB
Piala Dunia 2026: Taruhan USMNT Cetak Rekor Baru
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB
Invasi Suporter Argentina di Miami: Tiket Mahal dan Keamanan Diperketat
Jumat / 03-07-2026, 04:16 WIB






