Harga Bitcoin Merosot Dekati Level US$60.000 Akibat Kekhawatiran Pendanaan
Harga Bitcoin kembali mengalami penurunan signifikan hingga mendekati level US$60.000 pada Jumat, 19 Juni 2026.
Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran pasar atas gangguan mekanisme pendanaan Strategy Inc. serta potensi kenaikan suku bunga acuan.
>>> Barcelona Balas Real Madrid dengan Tuntutan Hukum ke LaLiga dan RFEF
Token terbesar di dunia ini sempat anjlok 3,4% ke angka US$62.184 pada Kamis, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz.
Nilai Bitcoin kini telah menyusut sekitar 50% sejak mencapai rekor tertinggi pada Oktober 2024.
Perhatian pelaku pasar tertuju pada pergerakan harga saham preferen Stretch milik Strategy (STRC) yang biasa digunakan untuk membiayai pembelian Bitcoin.
Harga sekuritas hibrida tersebut sudah jatuh di bawah nilai nominal US$100, bahkan sempat menyentuh level di bawah US$83 pada Kamis.
Penurunan ini membuat penjualan sekuritas menjadi tidak menguntungkan bagi perusahaan yang dipimpin Michael Saylor.
Situasi semakin disorot setelah Saylor menjual sebagian kecil Bitcoin awal bulan ini, padahal ia selama bertahun-tahun mendorong investor untuk mempertahankan aset tersebut.
"Semua mata tertuju pada harga STRC sebagai ukuran tekanan pasar terhadap Strategy.
Pasar kemungkinan akan menguji tekad perusahaan untuk terus membeli BTC alih-alih menjual sebagian kepemilikan guna memperkuat cadangan kas dan memperpanjang kemampuan pembayaran dividen STRC," kata Joshua Lim, kepala bersama divisi pasar global di FalconX.
>>> Membuka Tabungan Pelajar Melatih Kedisiplinan Keuangan Sejak Dini
Tekanan di pasar kripto juga berdampak pada token yang lebih kecil seperti Ether dan Solana yang ikut melemah sepanjang pekan ini, meskipun pasar saham secara umum mengalami penguatan.
"Ada juga persoalan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga dan bagaimana hal itu akan memengaruhi BTC serta aset berisiko lainnya," kata Lim.
Update Terbaru
Canaya, Kopi Inovasi Panas Bumi dari Pertamina Geothermal Energy
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
J&T Express Perluas Layanan ke 60 Negara, Bidik Peluang Ekspor UMKM
Rabu / 01-07-2026, 12:01 WIB
Gemini Spark Kini Bisa Otomatiskan Tugas di Mac, Termasuk dari Jarak Jauh
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Cara Cek Status Penerimaan Bansos PKH Rp1,25 Juta yang Cair untuk KPM Baru 2026
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Instrumen Jaga Pertumbuhan Sulut
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Minyak Naik ke US$73,45 usai Iran Tolak Temui Utusan AS
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp2,625 Juta per Gram
Rabu / 01-07-2026, 12:00 WIB
Inggris Investasi Rp 7,2 Triliun untuk Gantikan Jet Red Arrows yang Menua
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Hasil Piala Dunia: Meksiko Kalahkan Ekuador 2-0, Lolos ke 16 Besar
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
Bupati Bangkalan Minta Kematian Sekdin di Bandara Juanda Diusut Tuntas
Rabu / 01-07-2026, 11:57 WIB
KPK: Ketum Pemuda Pancasila Diduga Kuasai Aset Hasil Korupsi Rita Widyasari
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Daftar 7 Tim Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB
Prabowo Klaim Dapur MBG Polri Terbaik, Netizen: Kamu Diketawain Negara Lain
Rabu / 01-07-2026, 11:56 WIB






