BGN Alihkan Sasaran Makan Bergizi Gratis ke Wilayah 3T dan Kelompok Rentan
Badan Gizi Nasional (BGN) mengalihkan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolah yang dinilai mampu memenuhi gizi mandiri ke kelompok masyarakat yang lebih membutuhkan intervensi pemerintah.
Penataan ulang ini menyasar puluhan sekolah di Pulau Jawa demi meningkatkan efisiensi anggaran negara, sebagaimana dilansir dari Bloomberg Technoz.
>>> Cristiano Ronaldo Alami Kebuntuan saat Portugal Ditahan RD Kongo
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyatakan bahwa pembaruan data penerima manfaat terus berjalan untuk memastikan ketepatan sasaran program.
Hingga pertengahan Juni, verifikasi lapangan telah mengidentifikasi 76 sekolah di Pulau Jawa dengan total 39.352 siswa yang tidak lagi menjadi prioritas.
"Anggaran yang tadinya untuk di situ nantinya akan kami fokuskan untuk program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi," kata Agustina.
Sekolah-sekolah tersebut dikeluarkan karena kriteria yang disusun BGN menunjukkan kemampuan mandiri mereka dalam pemenuhan gizi.
Alokasi dana kemudian dialihkan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
>>> Pembukaan Selat Hormuz Diproyeksikan Dongkrak Pasar Saham Domestik
Penyempurnaan basis data oleh BGN mempertimbangkan indikator kerentanan gizi, status sosial ekonomi, dan akses masyarakat terhadap pangan sehat.
Kebijakan pemetaan ulang ini bersifat dinamis mengikuti perkembangan data di lapangan.
"Data itu sangat penting untuk menjadi dasar bagi kami membuat kebijakan tentang refocusing penerima manfaat. Bisa jadi jumlahnya akan terus bertambah," ujar Agustina.
Langkah ini menegaskan fokus pemerintah untuk memprioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Kelompok ekonomi desil tinggi dipastikan keluar dari daftar penerima demi menghemat pengeluaran APBN.
>>> Standard Nuclear Ajukan IPO di Bursa Efek New York
"Hal ini kami lakukan agar program makan bergizi gratis ini benar-benar efektif dan tepat sasaran, serta efisien karena penggunaan APBN pun bisa lebih dihemat," kata Agustina.
Update Terbaru
Takushi Koide Bawa Nuansa 90-an di Goodbye, Lara dengan Garis Tebal dan Animasi Gambar Tangan
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
Kodansha USA Umumkan Rilis Cetak Phoenix, Witch Hat Atelier, dan Belasan Manga Lain
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
Jordan Walker Pukul Three-Run Homer, Akhiri 17 Pertandingan Tanpa Home Run
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
The Onion Luncurkan Parodi Infowars, Donasikan Pendapatan untuk Keluarga Sandy Hook
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Mantan Linebacker NFL Keith Mitchell Meninggal di Usia 51 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Platform Streaming Besar Rilis Film dan Serial yang Sangat Dinanti
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Pemain Tertua di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Georgina Rodriguez Bersiap Menikah dengan Cristiano Ronaldo
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Rockstar Games Rilis Update Besar GTA Online untuk Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Transformasi BUMN: Restrukturisasi dan Integrasi Dorong Kinerja Positif
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Pegadaian dan Unand Serahkan Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami ke Pemkot Padang
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
25 Contoh Soal Pilihan Ganda Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 8 SMP dan Jawabannya
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
10 Ide Judul Teks Laporan Hasil Observasi untuk Tugas Sekolah
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
Pulisis: Balogun Tak Layak Dapat Kartu Merah
Jumat / 03-07-2026, 08:36 WIB






