Kebakaran Semak di Miami Cemari Udara Saat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Dua kebakaran semak melanda Miami-Dade County, Florida, Amerika Serikat, sejak sore hari tanggal 15 Juni.
Hingga pagi hari tanggal 17 Juni, total area yang terbakar telah melebihi 5.000 hektar dan api belum sepenuhnya terkendali.
>>> Timnas Esports Indonesia Lolos ke Babak Utama Asian Games 2026
Asap tebal dari kebakaran tersebut telah menurunkan kualitas udara dan jarak pandang di sejumlah wilayah.
Pihak berwenang setempat mengimbau warga, terutama yang sensitif, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker N95 jika harus keluar.
Perkembangan Kebakaran dan Upaya Pemadaman
Menurut data Departemen Kehutanan Florida yang dikutip media lokal, pada pukul 9:00 pagi tanggal 17, kebakaran terbesar telah membakar sekitar 5.300 hektar dengan tingkat pengendalian 30%.
Sementara itu, kebakaran lainnya melalap sekitar 500 hektar dengan pengendalian 25%.
Departemen Kehutanan Florida bersama Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Miami-Dade County terus melakukan pemadaman dari darat dan udara.
>>> Liverpool Sepakati Klausul Pelepasan Victor Munoz Senilai Rp750 Miliar
Sebuah bisnis di dekat lokasi kebakaran dievakuasi sebagai langkah pencegahan. Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.
Krome Avenue, salah satu jalan utama di Florida Selatan, ditutup di kedua arah pada Rabu pagi akibat meluasnya kebakaran.
Kebakaran juga menyebabkan pemadaman listrik lokal dan mengganggu lampu lalu lintas di beberapa persimpangan. Polisi mengatur lalu lintas di lokasi kejadian.
Dampak terhadap Piala Dunia
Media lokal melaporkan bahwa asap tebal dapat memengaruhi Stadion Miami, venue Piala Dunia tahun ini. Stadion terbuka itu sudah menghadapi risiko badai petir di musim panas.
Jika kebakaran berlanjut dan kualitas udara semakin buruk, hal itu dapat mengganggu jalannya acara dan kesehatan peserta.
>>> Guru Siapkan Catatan Rapor Berisi Kata Motivasi Naik Kelas
Namun, hingga pagi hari tanggal 17, penyelenggara belum mengumumkan perubahan jadwal apa pun. Pihak berwenang terus memantau situasi dan akan mengambil langkah lebih lanjut jika diperlukan.
Update Terbaru
FBI Nyatakan Catatan Tebusan Penculikan Nancy Guthrie Palsu
Rabu / 01-07-2026, 15:25 WIB
Kapolri: 464 Kasus Migas Diungkap, Negara Selamat Rp756 Miliar
Rabu / 01-07-2026, 15:25 WIB
Profil Serikat Santo Pius X (SSPX) yang Suka Membangkang Paus
Rabu / 01-07-2026, 15:25 WIB
Kemenkeu Tunjuk Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Blibli sebagai Pemungut Pajak Baru
Rabu / 01-07-2026, 15:22 WIB
DPR Rahasiakan Draf RUU Ketahanan Siber Selama Pembahasan
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
Usai Periksa Dito, KPK Lanjut Panggil Mertuanya Fuad Hasan
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
Spesifikasi Kamera Vivo X500 Pro Max Bocor, Tawarkan Upgrade Besar
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
Fire-Boltt Resmi Masuki Pasar Smartphone dengan Brand Boltt
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
Nadiem Makarim Terancam Tambahan 5 Tahun Penjara Jika Tak Bayar Uang Pengganti
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
Samsung Ungkap Rasio Layar Galaxy Z Fold8 Lewat Sepotong Coklat
Rabu / 01-07-2026, 15:21 WIB
5 Fakta Menarik Jelang Belgia vs Senegal: Ujian Berat Setan Merah Jinakkan Singa Teranga
Rabu / 01-07-2026, 15:20 WIB
Keangkeran Stadion Azteca di Balik 'Kesaktian' Meksiko di Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 15:20 WIB
AS Cabut Larangan Ekspor Fable 5 dan Mythos 5 Anthropic
Rabu / 01-07-2026, 15:20 WIB
Pimpinan BSI Area Sulsel Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal, Karyawati Mengaku Alami Tekanan Psikologis
Rabu / 01-07-2026, 15:16 WIB






