Dataiku Luncurkan Cobuild, Agen AI untuk Percepat Proyek dan Perkuat Tata Kelola
Dataiku, platform pengelola kecerdasan buatan (AI) perusahaan, meluncurkan Dataiku Cobuild.
Agen AI ini membantu tim bisnis mengubah tujuan menjadi proyek AI yang siap digunakan tanpa menulis kode dan tetap mematuhi standar tata kelola organisasi.
>>> Iran dan AS Teken MoU Islamabad Akhiri Perang
Peluncuran Cobuild hadir di tengah kesenjangan antara eksperimen AI dan implementasi operasional di perusahaan.
AI pembuat kode memang mempercepat pengembangan, tetapi hasilnya sering sulit ditinjau oleh tim bisnis dan tata kelola.
Sementara itu, platform pembuatan agen AI lain menghasilkan prototipe yang terpisah dari infrastruktur perusahaan, menyebabkan antrean proyek menumpuk dan implementasi melambat.
Neil Patel, Senior Director, Analytics Experience, Pfizer, mengatakan bahwa perusahaan seperti di industri farmasi membutuhkan solusi yang dapat dipahami, diaudit, dan aman digunakan.
Cobuild menjawab kebutuhan tersebut.
Cobuild bekerja dengan menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi proyek AI lengkap di platform Dataiku.
Didukung model AI generasi terbaru, agen ini mengidentifikasi data relevan, menyusun alur kerja, dan membangun komponen seperti rencana pengembangan data, model machine learning, agen AI, hingga aplikasi pendukung.
>>> Menekraf: Optimalisasi Aset Tak Berwujud Perkuat Otonomi Strategis RI
Hasilnya ditampilkan dalam alur visual yang dapat ditinjau, disunting, dan disetujui sebelum diterapkan ke produksi.
Clément Stenac, co-founder dan CTO Dataiku, menekankan bahwa pengembangan berbasis AI hanya bermanfaat jika hasilnya dapat diterapkan di lingkungan perusahaan.
Cobuild memastikan solusi mudah dipahami tim bisnis, diawasi tim risiko, dan siap dioperasikan tim TI.
Cobuild beroperasi dalam kerangka tata kelola dan perizinan Dataiku, sehingga perusahaan dapat memperluas penggunaan AI tanpa mengurangi pengawasan.
Perusahaan dapat menjalankan Cobuild melalui Dataiku AI Services atau menghubungkannya dengan model AI pilihan sendiri melalui Dataiku LLM Mesh.
Platform ini mendukung Snowflake Cortex AI, OpenAI, Anthropic, AWS Bedrock, Google Gemini, Microsoft Foundry, dan Databricks AI Gateway.
>>> Korban Hanania: Banyak Orang Tua Sakit karena Gagal Berangkat Umrah
Ketersediaan
Dataiku Cobuild mulai tersedia secara umum bagi pelanggan pada 18 Juni 2026. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui situs resmi Dataiku.
Update Terbaru
Comeback Gila Belgia, Hajar Senegal 3-2 Setelah Tertinggal 0-2
Kamis / 02-07-2026, 15:56 WIB
Ordal Ungkap Lokasi Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Kamis / 02-07-2026, 15:56 WIB
Pertemuan Damai Ruben Onsu dan Sarwendah 11 Juli Batal
Kamis / 02-07-2026, 15:55 WIB
OPPO Enco Air5 Resmi di India, ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Kamis / 02-07-2026, 15:53 WIB
Instagram Edits Hadirkan Teks Dwibahasa, Template Overlay, dan Efek Suara Musiman
Kamis / 02-07-2026, 15:53 WIB
Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal
Kamis / 02-07-2026, 15:52 WIB
5 Rekomendasi Sepatu Sekolah Anak TK Tanpa Tali yang Nyaman dan Kuat
Kamis / 02-07-2026, 15:52 WIB
4 Sepeda Hybrid Poligon Paling Nyaman Buat ke Kantor Maupun Touring
Kamis / 02-07-2026, 15:51 WIB
Cara Daftar Magang Nasional 2026 Batch 1, Jadwal Lengkap dan Syarat Fresh Graduate
Kamis / 02-07-2026, 15:50 WIB
8 Panduan Wajib Sebelum Membeli Rumah Pertama, Jangan Asal Pilih!
Kamis / 02-07-2026, 15:49 WIB
Kemendikdasmen Panggil 60.896 Guru untuk PPG Tertentu 2026 Tahap 2
Kamis / 02-07-2026, 15:41 WIB
Apa Itu Pesawat AMA? Ini Perannya di Jalur Penerbangan Pedalaman Papua
Kamis / 02-07-2026, 15:38 WIB
Profil Hj. Diny Yuliani Istri Saepul Bahri Binzein Bupati Purwakarta yang Viral Usai Lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejad
Kamis / 02-07-2026, 15:37 WIB
Bocoran Baterai iPhone 18 Pro Max: Varian e-SIM Capai 5.425 mAh
Kamis / 02-07-2026, 15:37 WIB






