Krisis Utang Menjerat 100 Juta Warga China dan Ancam Ekonomi
Meski rasio kredit macet resmi masih di bawah 3%, lebih rendah dari AS yang 4,8%, pemerintah Beijing minim pengalaman menangani gagal bayar konsumen skala besar.
>>> Pemerintah Targetkan Renovasi Stasiun Gambir Rampung pada 2028
China belum memiliki undang-undang kepailitan pribadi nasional.
Pada akhir tahun lalu, Bank Sentral China meluncurkan program pemutihan kredit bagi individu dengan utang tertunggak hingga 10.000 yuan, namun belum diketahui berapa banyak yang memanfaatkannya.
Regulator juga menginstruksikan platform daring membatasi suku bunga rata-rata pinjaman baru di bawah 20%.
Otoritas meminta beberapa platform melakukan uji stres jika batas atas suku bunga diturunkan menjadi 12% per tahun.
Tekanan pada kredit konsumen terjadi di tengah krisis properti dan melonjaknya gagal bayar korporasi.
Di ICBC, bank terbesar China, rasio NPL kartu kredit melonjak menjadi 4,61% tahun lalu, jauh di atas rasio NPL keseluruhan bank yang 1,31%.
Menurut May Yan dari UBS, 5-6% pinjaman ritel di beberapa bank besar kemungkinan macet, dan lebih tinggi lagi di bank kecil.
Kebijakan Beijing yang ingin menurunkan batasan pinjaman justru membuat kelompok mampu enggan meminjam, sementara kelompok rentan mengambil utang berlebihan.
Ma Jun, kontraktor konstruksi 57 tahun dari Jiangsu, terjerat utang setelah bisnisnya krisis arus kas.
Ia meminjam dari platform daring untuk biaya operasional, namun krisis properti membuat proyek mengering. Utangnya sempat mendekati 150.000 yuan dengan suku bunga di atas 20%.
Ma kini bekerja sebagai karyawan dan fokus melunasi sisa utang sekitar 30.000 yuan. "Ini benar-benar bencana bagi saya dan keluarga," ujarnya.
>>> Saham BUMI Menguat 15,75 Persen Menjelang RUPS 2026
"Saya berharap tidak pernah mengambil pinjaman itu."
Update Terbaru
Tiga Alfa Romeo 8C Dijual Rp 15 Miliar, Satu Tak Pernah Dikendarai
Sabtu / 04-07-2026, 18:32 WIB
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Pramono Ungkap Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lampaui Washington DC
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha: Laga Seimbang, Kami Bisa Menang
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Kapolri Rombak 6 Kapolda: Aceh, Jabar, hingga Papua Barat Daya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Mengenal Lebih Dekat Maestro Lukis Basoeki Abdullah di Museum Pribadinya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Gelombang Panas Parah Hantam Perayaan HUT Ke-250 AS
Sabtu / 04-07-2026, 18:22 WIB
Wamendagri Dorong Kepala Daerah Optimalkan Pembiayaan Kreatif
Sabtu / 04-07-2026, 18:22 WIB
Petugas Polantas Tewas Ditabrak Truk di Tol Joglo, Sopir Ditahan
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Transmart Full Day Sale Besok: Diskon 50% + 20% di Semua Toko
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Wamen LH Sebut Karakteristik Kebakaran TPA Jatiwaringin Mirip Lahan Gambut
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Persib Bandung Resmi Rekrut Gelandang Timnas Jepang Gakuto Notsuda
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Pangkogabwilhan III Pimpin Penyerahan Jenazah Pilot Pesawat AMA
Sabtu / 04-07-2026, 18:21 WIB
Dragon Ball Xenoverse 2 Future Saga Chapter 4 Rilis 8 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:18 WIB







