Zuckerberg Siapkan Hackathon AI untuk Dongkrak Semangat Karyawan Meta
Semangat kerja karyawan Meta Platforms Inc dilaporkan menurun drastis setelah perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan restrukturisasi besar-besaran yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI).
CEO Meta, Mark Zuckerberg, pun menyusun sejumlah langkah untuk mengembalikan antusiasme di lingkungan kerja. Salah satunya adalah menggelar kompetisi hackathon bertema AI pada Juli 2026.
>>> Premi Asuransi Pengangkutan Barang Turun Jadi Rp 1,49 Triliun Akibat Konflik Selat Hormuz
Perusahaan yang menaungi Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini memangkas sekitar 8.000 pekerja pada bulan lalu, atau hampir 10% dari total karyawan.
Banyak staf yang selamat dari PHK kemudian dipindahkan ke unit baru dengan tugas melatih model AI, yang oleh sebagian pegawai disebut sebagai 'wajib militer'.
Respons Dingin Karyawan
Melalui pesan internal, Zuckerberg berusaha memotivasi tim dengan komitmen mengadakan hackathon. Namun, pengumuman itu disambut dingin karena moral kerja yang sudah terlanjur lesu.
Seorang karyawan menulis, "Saya benar-benar sibuk memastikan tim saya tetap bisa bekerja. Saya tidak punya insentif untuk berpartisipasi, apalagi punya waktu untuk mengikutinya."
Karyawan lain menambahkan, "Saya pernah berpartisipasi di hackathon sebelumnya, tapi ini tidak lagi terasa seperti pilihan di samping sprint kerja kelompok di bagian saya."
>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Hingga Juni 2026
Selain hackathon, Zuckerberg juga menawarkan akses meja kerja tetap atau permanen. Langkah ini diambil menyusul keluhan terhadap sistem 'hot desks' yang memaksa karyawan berbagi meja.
CTO Meta, Andrew Bosworth, mendukung penuh upaya pemulihan ini. Ia berjanji mentransformasi Meta kembali menjadi ekosistem kerja yang menyenangkan.
Meta berencana memulihkan fasilitas 'microkitchen', yaitu ruang istirahat dengan makanan dan minuman ringan gratis.
Perusahaan juga akan melonggarkan anggaran perjalanan dinas dan mengalokasikan dana lebih besar untuk kegiatan sosial guna meningkatkan interaksi antarkaryawan.
>>> Omoway Luncurkan Skuter Listrik Omo X dengan Teknologi Self-Balancing
Bosworth juga berkomitmen memangkas rantai birokrasi dengan menetapkan batas maksimal 20 bawahan untuk satu manajer, serta membatasi intensitas perpindahan atasan langsung bagi karyawan.
Update Terbaru
Oppo Bubble Jadi Layar Mini Buat Selfie, Harga Rp1,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 10:37 WIB
Kumpulan Nama Bayi Laki-Laki dari A sampai Z Lengkap dengan Artinya
Sabtu / 04-07-2026, 10:32 WIB
The Vermilion Mask Anime Rilis Trailer Utama dan Umumkan Pemeran
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Film Pertama Demon Slayer: Infinity Castle Tayang di Crunchyroll 28 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Rookie Debut di NBA Summer League 2026 yang Dimulai di California
Sabtu / 04-07-2026, 10:28 WIB
Chiefs Rilis Proyeksi Ekonomi Masif untuk Relokasi ke Kansas
Sabtu / 04-07-2026, 10:27 WIB
MAGER: Tips Terbaru Raih Hadiah Eksklusif di Event Bulanan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Rekomendasi Game Poki Terbaik untuk Akhir Pekan Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 10:26 WIB
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
BTS Dapat Gelar 'Honored Guest' dari Kota La Plata Sebelum Konser di Argentina
Sabtu / 04-07-2026, 10:24 WIB
Cara Ajukan Pinjaman 50 Juta KUR BNI 2026, Cicilan Mulai Rp966 Ribu
Sabtu / 04-07-2026, 10:16 WIB
Taylor Swift Pilih Cara Delevingne hingga Selena Gomez Jadi Bridesmaid
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB
Tabungan Biasa vs Berjangka: Pilih Sesuai Kondisi Keuangan
Sabtu / 04-07-2026, 10:14 WIB






