Kemenperin Percepat Kesiapan Industri AMDK Hadapi SNI Wajib Oktober 2026
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat kesiapan sektor industri air minum dalam kemasan (AMDK) menjelang pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib.
Regulasi ini dijadwalkan berlaku efektif pada Oktober 2026.
>>> Real Madrid Resmi Rekrut Bernardo Silva dari Manchester City
Langkah pembinaan dilakukan melalui pendampingan teknis, optimalisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), serta penguatan sinergi bersama asosiasi industri daerah.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan kebijakan ini menjadi strategi pemerintah untuk menjamin keamanan dan mutu produk konsumsi masyarakat.
Regulasi tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak daya saing manufaktur domestik.
"Industri AMDK memiliki peran penting sebagai penyedia kebutuhan dasar masyarakat sekaligus sektor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Oleh karena itu, implementasi Permenperin Nomor 62 Tahun 2024 harus dipandang sebagai upaya memperkuat standardisasi, perlindungan konsumen, keamanan mutu produk, serta meningkatkan daya saing industri nasional," kata Agus dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).
Agus mengimbau seluruh pelaku usaha di sektor terkait untuk segera menyelaraskan operasional mereka dengan regulasi baru. Standardisasi ini mencakup aspek teknologi manufaktur, sistem kontrol kualitas, hingga kepatuhan hukum.
"Pemerintah mengajak seluruh pelaku industri untuk memperkuat investasi, meningkatkan kualitas produk, dan membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan agar tercipta iklim usaha yang sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan," ujar Agus.
Lima Kategori Produk Terikat SNI Wajib
Kewajiban sertifikasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2024 yang mengikat lima kategori produk air minum.
Daftar tersebut meliputi air mineral dengan SNI 3553:2023, air demineral dengan SNI 6241:2023, air mineral alami dengan SNI 6242:2023, air minum embun dengan SNI 7812:2021, serta air minum pH tinggi dengan SNI 8982:2021.
Update Terbaru
Berapa Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026? Segini Estimasi Per Bulannya
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Nike Pegasus 41 vs Vomero 18: Pilih Sepatu Lari Harian yang Tepat
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
AS Klaim Minyak Iran Kini Hanya Dibeli Satu Negara di Dunia
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Kasus Ijazah Jokowi Masuk Mediasi, Pengadilan Beri Waktu Satu Bulan
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
Serikat Buruh Desak Pajak JHT Dihapus, Ditjen Pajak: Sedang Dikaji
Kamis / 02-07-2026, 02:12 WIB
AS Klaim Tekanan Ekonomi Bikin Minyak Iran Tak Laku di Pasar Global
Kamis / 02-07-2026, 02:11 WIB
Xiaomi Luncurkan Wireless Mouse 4 Pro dengan Gulir Dinamis dan Klik Hening
Kamis / 02-07-2026, 02:11 WIB
Pabrik Pasangkan Kamera pada Pekerja untuk Latih Robot Pengganti
Kamis / 02-07-2026, 02:05 WIB
Investor SpaceX Kembali Alami Hari yang Berat
Kamis / 02-07-2026, 02:02 WIB
Kim Tae Ri Pertimbangkan Tawaran Drama Baru Sister, I Am the Queen in This Life
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Replay Juli Bertema Assassin's Creed: Kirim Klip Terbaikmu untuk Menang Voucher Amazon
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Sadie Sink Baru Terima Naskah Spider-Man: Brand New Day Setelah Tiba di London
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Mantan Bos PlayStation: Port PC Tak Kurangi Penjualan Hardware
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB
Ubisoft Ubah Bocoran Remake Assassin's Creed Black Flag Jadi Promo Resmi
Kamis / 02-07-2026, 02:01 WIB






