IHSG dan Rupiah Melemah Jelang Agenda Krusial Pasar Keuangan
Dari sektor pendapatan tetap, kenaikan suku bunga Bank Indonesia berpeluang mempertahankan daya tarik Surat Berharga Negara (SBN). Kebijakan ini juga dapat menopang stabilitas rupiah jangka pendek.
Faktor eksternal juga menjadi perhatian, terutama hasil pertemuan bank sentral AS. Mayoritas pelaku pasar memproyeksikan The Fed akan kembali mempertahankan suku bunga acuan.
Nico melihat tekanan inflasi di AS sudah mulai mereda seiring merosotnya harga minyak dunia. Situasi tersebut membuat ruang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga semakin terbatas.
Proyeksi Pergerakan IHSG dan Rupiah
Equity Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Wilastita Muthia Sofi, memandang penguatan IHSG belakangan ini sebagai tactical relief setelah tekanan hebat.
Perbaikan sentimen ditopang oleh perlambatan arus modal keluar asing, penguatan rupiah, dan penurunan premi risiko geopolitik. Koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi pendorong utama rebound.
"Sinyal kebijakan antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi pencana utama pemulihan pasar," tulis mereka dalam laporan riset.
Meskipun pasar saham menunjukkan tanda pemulihan, hasil review MSCI dan keputusan S&P tetap menjadi penentu arah utama jangka pendek.
Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang support 6.178 dan 6.058, dengan resistance di level 6.287 hingga 6.516.
Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp 17.553 sampai Rp 17.836 per dolar AS.
Sementara itu, Nico memprediksi IHSG berada dalam kisaran 6.060 hingga 6.400. Volatilitas indeks diperkirakan masih tinggi setelah pengumuman berbagai agenda penting.
Nafan menyarankan investor fokus pada saham berfundamental kokoh, undervalued, dan emiten dengan sinyal pembalikan arah. Disiplin manajemen risiko penting di tengah ketidakpastian.
>>> Manajemen Persebaya dan Polrestabes Surabaya Imbau Bonek Rayakan HUT dari Rumah
Nico menambahkan, investor yang sudah mengambil posisi di harga rendah dapat mempertimbangkan realisasi keuntungan sebagian. Bagi yang belum masuk, lebih baik menunggu kepastian hasil pengumuman.
Update Terbaru
Mahkamah Agung AS Tolak Permohonan Jurnalis Tunda Denda Pengungkapan Sumber
Jumat / 03-07-2026, 05:31 WIB
Toronto Raptors Rekrut Veteran Kyle Anderson dengan Kontrak Satu Tahun
Jumat / 03-07-2026, 05:29 WIB
Pelatih Kroasia Dalic Tekankan Disiplin Lini Tengah Hadapi Portugal
Jumat / 03-07-2026, 05:29 WIB
Proyek Rekompilasi Donkey Kong 64 Tolak "AI Vibe Coding" demi Kualitas
Jumat / 03-07-2026, 05:29 WIB
Jack Smith Sesali Pemecatan Agen FBI oleh Pemerintahan Trump
Jumat / 03-07-2026, 05:28 WIB
White Sox Hadapi Guardians di Pembuka Seri Divisi AL Central
Jumat / 03-07-2026, 05:28 WIB
Rekor Kembang Api 4 Juli Picu Peringatan Kualitas Udara Parah di Washington
Jumat / 03-07-2026, 05:28 WIB
Mahkamah Agung AS Tolak Blokir Denda untuk Mantan Jurnalis Fox
Jumat / 03-07-2026, 05:28 WIB
FDA Perluas Penarikan Keju Akibat Wabah Listeria Mematikan
Jumat / 03-07-2026, 05:26 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 05:26 WIB
Tesla Luncurkan Model Y Tiga Baris di Amerika Serikat
Jumat / 03-07-2026, 05:22 WIB
Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
Jumat / 03-07-2026, 05:22 WIB
Virgil van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
Jumat / 03-07-2026, 05:21 WIB
Jaksa Agung Louisiana Liz Murrill Didakwa 16 Tuduhan Pidana
Jumat / 03-07-2026, 05:21 WIB






