Kemenhub Usulkan Tambahan Anggaran Rp 20,11 Triliun untuk 2027
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 20,11 triliun untuk tahun 2027.
Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta Pusat pada Rabu (17/6/2026).
>>> BCA Terapkan Prinsip Kehati-hatian untuk Jaga Kualitas Kredit
Langkah ini diambil karena adanya selisih besar antara pagu indikatif yang diterima dengan total kebutuhan riil instansi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa pagu indikatif yang diperoleh hanya Rp 28,34 triliun.
Jumlah tersebut menciptakan celah pembiayaan yang signifikan jika dibandingkan dengan rencana strategis lembaga.
Defisit terlihat saat pagu indikatif disandingkan dengan indikasi pendanaan rencana sebesar Rp 46,21 triliun, yang memicu selisih Rp 17,87 triliun.
Bahkan jika dibandingkan dengan pagu kebutuhan total yang mencapai Rp 55,16 triliun, terdapat kekurangan sebesar Rp 26,82 triliun.
Oleh karena itu, Kemenhub mengusulkan tambahan anggaran Rp 20,11 triliun.
Prioritas Penggunaan Anggaran Tambahan
Tambahan dana tersebut diprioritaskan untuk membiayai sektor keselamatan transportasi serta mempertahankan keberlangsungan operasional pelayanan publik di seluruh Indonesia.
Sektor keselamatan memerlukan Rp 7,98 triliun.
>>> Tarif Impor Trump Dikhawatirkan Tekan Pasar Saham Domestik
Dukungan pelayanan publik membutuhkan Rp 9,17 triliun, layanan transportasi keperintisan dialokasikan sebesar Rp 957 miliar, dan belanja pegawai sebesar Rp 2 triliun.
Pada komponen keselamatan jalan dan perkeretaapian, dana akan dipakai untuk pemasangan fasilitas jalan sebesar Rp 663,3 miliar, alat navigasi pelayaran dan docking kapal Rp 897,7 miliar, pengawasan penerbangan Rp 2,92 triliun, hingga perawatan prasarana kereta api dan perlintasan sebidang senilai Rp 3,49 triliun.
Sementara pada pos pelayanan publik, anggaran diarahkan untuk persinyalan kereta api senilai Rp 791,5 miliar, pelaksanaan tugas fungsi Rp 2,4 triliun, serta revitalisasi terminal penumpang dan pengembangan SDM sebesar Rp 5,3 triliun.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






