Prancis Waspadai Rekor Buruk Lawan Tim Afrika Jelang Hadapi Senegal
Tim nasional Prancis dibayangi catatan minor kontra wakil Afrika menjelang pertandingan pembuka Grup I Piala Dunia 2026 melawan Senegal.
Laga tersebut akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Rabu, 17 Juni 2026 dini hari pukul 02.00 WIB.
>>> Fisioterapis Prancis Christophe Dormoy Siapkan Senegal Hadapi Prancis di Piala Dunia 2026
Dilansir dari ANTARA, skuad berjuluk Les Bleus tersebut tercatat menelan kekalahan dari tim asal Afrika dalam tiga dari empat edisi Piala Dunia terakhir.
Termasuk saat ditumbangkan Afrika Selatan pada 2010 dan Tunisia pada 2022.
Memori paling pahit bagi Prancis terjadi pada Piala Dunia 2002 ketika gol tunggal Papa Bouba Diop membawa Senegal menaklukkan mereka dengan skor 0-1 di fase grup.
Saat itu Prancis mendominasi laga dan diperkuat penyerang papan atas seperti Thierry Henry, David Trezeguet, dan Djibril Cisse.
Keterikatan Sejarah dan Adu Taktik
Pertemuan di Amerika Serikat ini juga menjadi ajang adu taktik bagi kedua tim yang memiliki keterikatan sejarah dan budaya yang kuat.
>>> Kegagalan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia, Sorotan ke Arab Saudi vs Uruguay
Sebanyak 10 dari 26 pemain Senegal lahir di Prancis dan delapan di antaranya merumput di Liga Prancis.
Sebaliknya, 10 dari 26 pemain timnas Prancis memiliki darah Afrika, termasuk beberapa pilar utama seperti N'Golo Kante, Aurelien Tchouameni, Ousmane Dembele, Kylian Mbappe, Rayan Cherki, serta Michael Olise.
Pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang mengincar final Piala Dunia ketiga secara beruntun, bakal mengoptimalkan kelebihan strategi penguasaan bola dan transisi cepat untuk meredam permainan fisik serta pressing tinggi dari skuad asuhan Pape Thiaw.
Prancis menatap laga ini dengan modal meyakinkan setelah menjuarai Grup D Kualifikasi Zona Eropa serta meraih kemenangan atas Brasil, Kolombia, dan Irlandia Utara dalam laga persahabatan menjelang turnamen.
>>> FIFA Terapkan Jeda Minum Wajib di Setiap Pertandingan Piala Dunia 2026
Di sisi lain, tim nasional Senegal diprediksi tetap mempertahankan organisasi pertahanan kokoh dan transisi menyerang presisi yang menjadi fondasi kesuksesan mereka saat menjuarai Piala Afrika 2025.
Update Terbaru
Apa Itu ByteDance? Perusahaan Induk TikTok yang Dikaitkan dengan Isu PHK Karyawan Tokopedia
Sabtu / 04-07-2026, 17:30 WIB
Pelatih Cape Verde Bangga Meski Gagal Kalahkan Argentina di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate hingga 5 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
KNEKS Dukung Rencana Sumbar Terbitkan Sukuk Daerah
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Petani Merauke Keluhkan Solar, Mentan Amran Langsung Telepon Pertamina
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Dua Pelanggaran Keras, Romero Bersih Kartu di Argentina vs Cape Verde
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
KPK Evaluasi OTT Langkat dan Kuansing yang Diduga Bocor
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Indonesia Kirim Dubes untuk Beri Penghormatan ke Jenazah Ali Khamenei
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Putri Tanjung Pastikan JxB 2026 Ramah untuk Pria dan Keluarga
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Meta Klaim Model AI Terbaru Watermelon Mulai Dekati Kemampuan ChatGPT
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Pertamina Salurkan Paket Sekolah untuk Ratusan Anak di Banyuwangi
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Pemain Uruguay Pulang Naik Mobil Bak
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
Merauke Jadi Lumbung Pangan, Amran Targetkan Nilai Produksi Rp13 Triliun
Sabtu / 04-07-2026, 17:21 WIB
HUT ke-80, BNI Hadirkan Ragam Promo untuk Nasabah
Sabtu / 04-07-2026, 17:17 WIB







