Fare Network Desak FIFA Pecat Petugas VAR Shaun Evans
Pemantau diskriminasi Fare network mendesak FIFA untuk segera memberhentikan petugas Video Assistant Referee (VAR) asal Australia, Shaun Evans, dari Piala Dunia 2026.
Desakan ini muncul setelah Evans diduga menunjukkan gestur yang dianggap sebagai simbol supremasi kulit putih pada siaran televisi, Minggu (14/6/2026).
>>> Pelemahan Rupiah Ancam Industri Farmasi dan Apotek Kecil
Insiden terjadi dalam pertandingan pembuka Grup E antara Jerman melawan Curaçao di Houston, Amerika Serikat.
Kamera siaran resmi menangkap momen ketika Evans menampilkan simbol "OK" terbalik dengan tangan kanan di depan kakinya saat berada di pusat penyiaran Dallas.
Anti-Defamation League (ADL) telah mengategorikan gestur jari yang membentuk lingkaran tersebut sebagai simbol kebencian sejak 2019.
Pola ini kerap diasosiasikan dengan kelompok sayap kanan ekstrem global.
"Saran dari ahli kami adalah gestur yang digunakan sangat menyerupai simbol 'OK' terbalik yang kerap digunakan sebagai simbol white power dalam lingkaran sayap kanan ekstrem global," tulis pernyataan resmi Fare network.
>>> Produsen Inaco Targetkan Dana IPO Rp392 Miliar, Catat Tanggal Listing
Lembaga pemantau yang bekerja sama dengan FIFA tersebut menilai tindakan Evans tidak dapat ditoleransi dalam turnamen sepak bola internasional.
Mereka menganggap tanda tersebut memiliki keterkaitan dengan ideologi tertentu.
"Mengapa seorang pengawas VAR menggunakan simbol ini di acara sepak bola global pada saat ia tahu kamera sedang menyorotnya?"
pungkas pihak Fare network.
Hingga saat ini, motif pasti dari tindakan Evans masih belum dapat dipastikan secara hukum, apakah merupakan pernyataan politik murni atau sekadar lelucon tangan.
>>> Persebaya Rekrut Lima Pemain Lokal Baru untuk Musim 2026/2027
FIFA beserta asosiasi wasit Australia juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan performa Evans selanjutnya.
Update Terbaru
Gubernur DKI Terharu Kenang Masa Lalu saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
Sabtu / 04-07-2026, 16:22 WIB
KPK Temukan 55 Kg Platina di Mobil Bupati Langkat
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
Statistik Piala Dunia 2026: Messi dan Mbappe Bersaing Ketat di Puncak Top Skor
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
Dukung Sekolah Rakyat, Gubernur DKI Siap Carikan Lahan Tambahan
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
Messi Jadi Pemain Terbaik Usai Argentina Menang Dramatis atas Cape Verde
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
Rencana Pemakaman Ali Khamenei Berubah-ubah, Ini Penyebabnya
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
BRI Hadir di Prambanan Jazz Festival 2026 dengan Promo dan Kemudahan Transaksi
Sabtu / 04-07-2026, 16:21 WIB
Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung Persib Bandung
Sabtu / 04-07-2026, 16:17 WIB
Telkomsel Dorong UKM Go Global dengan AI lewat DCE Academy 2026
Sabtu / 04-07-2026, 16:17 WIB
14 Layanan Apple Masuk Verifikasi Komdigi, Ini Daftar Fitur yang Dievaluasi
Sabtu / 04-07-2026, 16:17 WIB
Aroldis Chapman Cetak Rekor Strikeout Lega Saat Red Sox Kalahkan Angels
Sabtu / 04-07-2026, 16:14 WIB
Shohei Ohtani Cedera Biseps, Dodgers Kalahkan Padres
Sabtu / 04-07-2026, 16:12 WIB
Blue Jays Kalahkan Mariners 2-0 Berkat Gemilang Dylan Cease
Sabtu / 04-07-2026, 16:12 WIB
Trump Rencanakan Pidato Panjang di Tengah Gelombang Panas Ekstrem
Sabtu / 04-07-2026, 16:12 WIB







