BPBD: 15 Rumah Rusak di Parigi Moutong Akibat Gempa M6,7 Sulteng
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat sekitar 15 rumah warga rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai mengatakan data tersebut masih bersifat sementara. Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pendataan di lapangan.
>>> Pemukim Israel Bakar Kendaraan dan Coba Bakar Masjid di Ramallah
Belasan rumah yang rusak tersebar di empat desa. Di Desa Torue, Kecamatan Parigi Selatan, sebanyak empat rumah terdampak dengan empat kepala keluarga (KK).
Satu rumah di Desa Tolai terdampak dengan satu KK dan satu lansia. Di Desa Torue, Kecamatan Torue, sembilan rumah rusak dengan 15 KK atau 36 jiwa.
Sementara di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, satu rumah rusak dengan satu KK.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. BPBD juga belum mencatat kerusakan pada fasilitas umum.
>>> BEM Bersatu Tolak Gerakan Mahasiswa Ditunggangi Kepentingan Politik
Moh Rivai menyatakan pihaknya terus memperbarui informasi terkait penanganan pascagempa kepada masyarakat.
Pasien Rumah Sakit Dievakuasi
Plt Kepala Rumah Sakit (RS) Anuntaloko Irwan mengatakan sebagian besar pasien telah dipindahkan kembali ke ruang rawat inap setelah sempat dievakuasi akibat guncangan gempa.
Pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) kini sudah kembali berjalan di dalam ruangan. Pihak rumah sakit tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Otoritas RS setempat mengimbau masyarakat dan pasien tetap tenang dan tidak panik. Informasi perkembangan pascagempa terus diperbarui oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan otoritas berwenang.
>>> Argentina vs Aljazair: Albiceleste Hindari Awal Buruk Empat Tahun Lalu
Irwan menambahkan pihaknya juga sedang memeriksa kondisi bangunan rumah sakit dan peralatan medis. Perkembangan informasi akan disampaikan lebih lanjut.
Update Terbaru
Kota Bizantium yang Hilang Ditemukan Kembali di Oasis Dakhla, Mesir
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB
Pesan Lionel Messi untuk Kiper Cape Verde Vozinha Usai Duel Sengit
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB
Loud Budgeting: Tren Gen Z Kelola Uang dengan Terbuka
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB
Pakistan Hadapi Tantangan Keamanan Pangan usai Penolakan Beras oleh UE
Minggu / 05-07-2026, 04:35 WIB
Denny Hamlin Raih Pole Position di Chicagoland Speedway, Kalahkan Kyle Larson
Minggu / 05-07-2026, 04:32 WIB
Regulator Tarik 100.000 Kembang Api Winco Jelang 4 Juli
Minggu / 05-07-2026, 04:32 WIB
Andy Roddick Ungkap David Ferrer Merokok Usai Bertanding
Minggu / 05-07-2026, 04:32 WIB
Film The Odyssey Karya Christopher Nolan Picu Lonjakan Permintaan Tiket
Minggu / 05-07-2026, 04:28 WIB
Boston Rayakan Hari Kemerdekaan dengan Konser Pops dan Drone Bersejarah
Minggu / 05-07-2026, 04:27 WIB
Ekonom Senior: Indonesia Kalah Saing dengan Vietnam yang Dulu Rakyatnya Mengungsi
Minggu / 05-07-2026, 04:27 WIB
Mojtaba Khamenei Tak Hadir di Pemakaman Ayahnya, Spekulasi Kesehatan Menguat
Minggu / 05-07-2026, 04:23 WIB
Trump Klaim AS Menang Perang Lawan Iran Saat Teheran Berduka
Minggu / 05-07-2026, 04:23 WIB
Casio Luncurkan Jam Tangan GBX-H5600KI-5 dengan Sensor Detak Jantung dan Prakiraan Pasang Surut
Minggu / 05-07-2026, 04:23 WIB
Samsung Siap Produksi Chip AI Khusus Lewat Kolaborasi Baru pada 2026
Minggu / 05-07-2026, 04:14 WIB







