Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (3/7/2026) pukul 09:31 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa berada di 58 km barat daya Pulau Doi, Maluku Utara, dengan kedalaman 100 km.

>>> IHSG Melesat 2,48 Persen ke 5.887 pada Awal Perdagangan Jumat

Guncangan terkuat dirasakan di Halmahera Utara dengan skala intensitas III-IV MMI.

Pada skala ini, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, gerabah pecah, dan jendela atau pintu berderik.

Guncangan skala III MMI juga terasa di Ternate, Tidore, Sanana, dan Morotai. Sementara itu, guncangan skala II-III MMI dilaporkan di Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Bone Bolango.

>>> Logo HUT ke-81 RI: Panduan Penggunaan dan Link Download

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Menurut analisis BMKG, gempa merupakan jenis menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng Laut Maluku.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan mekanisme sumber gempa menunjukkan pergerakan geser naik (oblique thrust fault).

>>> Survei: Makin Banyak Warga Singapura Jadi Ateis

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan berarti akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.