Pemerintah Didesak Alihkan Subsidi Motor Listrik ke Transportasi Publik Daerah
Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mendesak pemerintah mengalihkan subsidi motor listrik untuk membenahi transportasi umum di daerah.
Menurut Djoko, alokasi APBN untuk subsidi BBM masih belum tepat sasaran. Data Kementerian ESDM menunjukkan 93% konsumsi BBM subsidi dinikmati kalangan mampu pemilik kendaraan pribadi.
>>> Kevin De Bruyne Antusias Reuni dengan Mohamed Salah di Piala Dunia 2026
Sektor transportasi menjadi pengguna terbesar dengan porsi 40% dari total konsumsi BBM nasional. Sementara transportasi umum penumpang hanya menikmati 3% subsidi.
Percepatan Transportasi Umum Daerah
Djoko menilai percepatan Program Transportasi Umum di tingkat daerah menjadi solusi strategis yang mendesak. Langkah ini krusial untuk mendukung visi Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
Ia mencontohkan keberhasilan Transjakarta yang telah berjalan 20 tahun.
Dengan waktu tersisa 19 tahun menuju 2045, program khusus percepatan pembenahan transportasi umum di daerah harus segera diimplementasikan.
Kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Dari 514 pemerintah daerah, baru sekitar 9% atau 45 Pemda yang memperbarui sistem transportasi massal.
Dari jumlah itu, hanya dua Pemda yang pengoperasiannya masih bergantung pada APBN, yaitu Kota Balikpapan (Balikpapan City Trans) dan Kota Manado (Trans Manado).
>>> Mengenal Sejarah Hari Filateli Indonesia yang Diperingati Setiap 29 Maret
Kritik Atas Insentif Kendaraan Listrik
Kebijakan subsidi Rp5 juta untuk motor listrik juga menuai kritik. Djoko menilai insentif tersebut akan berdampak lebih luas jika dialihkan untuk pembenahan transportasi publik di daerah.
Jika insentif kendaraan listrik tetap berjalan, sasarannya harus dikoreksi. Subsidi sebaiknya diprioritaskan bagi masyarakat di pulau-pulau kecil dan kawasan 3TP yang menghadapi kendala geografis pasokan BBM.
Revitalisasi angkutan umum yang merata dapat memperluas jangkauan manfaat.
Pemerintah bahkan bisa menggratiskan atau memberlakukan tarif murah untuk pelajar, buruh, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok tidak mampu.
Menurut Djoko, transportasi umum bukan sekadar alat mobilisasi, melainkan jaring pengaman ekonomi.
>>> 31 Pilihan SUV Harga Rp 400 Jutaan per Juni 2026, dari Hybrid hingga Konvensional
Sistem transportasi yang baik juga menciptakan efisiensi fiskal, mitigasi risiko sosial, meningkatkan keselamatan, dan berdampak positif bagi lingkungan.
Update Terbaru
Penonton Film Korea Melonjak 75 Persen pada Semester I
Minggu / 05-07-2026, 12:58 WIB
Cara Cek Saldo 3 Bansos PKH di Rekening BNI yang Cair Merata 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:50 WIB
Cara Optimalkan 9 Fitur Rahasia WhatsApp 2026 untuk Chat Aman dan Cepat
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Bripda Nopandri Ditemukan Tewas Usai Hilang saat Penggerebekan Narkoba
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Maroko Ancaman Serius bagi Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kunjungan PM Singapura, Polisi Atur Lalu Lintas di 8 Ruas Jalan Jakarta
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Jadwal Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 12:49 WIB
Kembang Api Meriahkan Langit New York Rayakan HUT ke-250 AS
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Ketum Viking: Terkejut dengan Rekrutan Anyar Persib, Notsuda dan Ragnar
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Harga HP Naik Terus, David Gadgetin Ungkap Waktu Terbaik Ganti Ponsel Baru
Minggu / 05-07-2026, 12:47 WIB
Brandon Woodruff Cedera Bahu Lagi, Brewers Kalah dari Diamondbacks
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
12 Drama Korea Baru Tayang Juli 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
Minggu / 05-07-2026, 12:43 WIB
Penembakan di Westgate Glendale, Pelaku Masih Buron
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB
Kembang Api di BMO Stadium Meledak ke Arah Penonton, Evakuasi Dilakukan
Minggu / 05-07-2026, 12:42 WIB







