Kemiskinan Lebih Berpengaruh ke Perkembangan Otak Anak daripada IQ
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis sekitar 12.000 anak berusia 9 hingga 10 tahun.
Mereka mempelajari lingkungan hidup, kondisi kesehatan, hingga aktivitas sehari-hari anak-anak tersebut.
>>> Indokripto Koin Semesta Rombak Komisaris dan Tahan Laba Bersih
Sebanyak 649 variabel yang memengaruhi perkembangan otak diteliti dan dikelompokkan ke dalam berbagai kategori, mulai dari waktu penggunaan layar (screen time), kemampuan kognitif, kesehatan fisik dan mental, pola asuh, hingga faktor ras dan jenis kelamin.
Hasilnya, kondisi lingkungan tempat tinggal dan status keuangan keluarga muncul sebagai faktor yang paling berpengaruh.
Kedua faktor itu terutama berkaitan dengan fungsi area motorik dan sensorik otak yang sangat sensitif terhadap perubahan kualitas tidur dan tingkat stres sehari-hari.
Penulis utama studi, Scott Marek, mengaku terkejut dengan besarnya pengaruh faktor ekonomi terhadap perkembangan otak anak.
"Saya menyebutnya sebagai 'gajah di dalam otak'. Saya memang memperkirakan kesempatan sosial ekonomi akan berpengaruh, tetapi tidak menyangka dampaknya sebesar ini.
Pengaruhnya jauh melampaui faktor lainnya," ujar Marek.
Menurutnya, hanya dengan melihat hasil pemindaian otak anak, tim peneliti dapat memperkirakan kondisi ekonomi keluarganya, serta mengetahui apakah anak tersebut cukup tidur dan berapa lama menggunakan perangkat layar setiap hari.
Sebaliknya, pemindaian otak tidak mampu menunjukkan tingkat IQ seorang anak.
Temuan tersebut membuat Marek berpendapat bahwa IQ mungkin tidak sepenuhnya berakar pada faktor biologis otak.
Lingkungan tempat anak tumbuh dinilai membentuk perkembangan otak dengan cara yang selama ini kerap disalahartikan sebagai perbedaan kecerdasan.
>>> Polri Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja dari Padang ke Sidoarjo
"Lingkungan membentuk otak anak dengan cara yang sering dianggap sebagai cerminan IQ, padahal sebenarnya lebih mencerminkan stres dan kurang tidur," katanya.
Update Terbaru
AC di AS Disebut Memperparah Gelombang Panas di Eropa
Kamis / 02-07-2026, 03:40 WIB
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Xbox Dikabarkan Uji Fitur Digitalisasi Koleksi Game Fisik
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Drama Spesial Live-Action Tezuka Osamu no Sensō Rilis Trailer, Tambah Pemeran, Tayang 12 Agustus
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, Satu Awak Hilang
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Inggris Kalahkan DR Congo, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Rangers Rekrut Bjorkstrand, Veleno, dan Korpisalo di Awal Bursa Bebas NHL
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Amazon Rilis Serial Prequel Legally Blonde 'Elle' di Prime Video
Kamis / 02-07-2026, 03:35 WIB
Riley Gaines dan MyKayla Skinner Ajak Simone Biles Bergabung dalam Perjuangan Olahraga Wanita
Kamis / 02-07-2026, 03:31 WIB
Marcus Willis Kembali ke Wimbledon, 10 Tahun Usai Hadapi Federer
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
National Lottery Umumkan Nomor Pemenang Lotto dan Thunderball Terbaru
Kamis / 02-07-2026, 03:30 WIB
Daftar UMR 2026 Seluruh Provinsi dan Kota Besar di Indonesia
Kamis / 02-07-2026, 03:29 WIB
Google One 2026: Panduan Lengkap Fitur, Harga, dan Tips Memaksimalkannya
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB
Layar Android Auto 11 Inci Ini Mungkin Berlebihan, tapi Harganya Fantastis
Kamis / 02-07-2026, 03:28 WIB






