Johan Aripin Muba Kembangkan JAM Coin untuk Ekonomi Desa
Penggagas sekaligus Komisaris JAM Coin, Johan Aripin Muba, membangun jaringan koperasi melalui program JAM Center Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi perdesaan dengan memanfaatkan teknologi digital.
Proyek aset digital JAM Coin dirancang untuk tumbuh selaras dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Integrasi berbagai unit usaha menjadi fondasi utama ekosistem ini guna menciptakan nilai berkelanjutan.
>>> Polisi Vietnam Gagalkan Pusat Penipuan Daring Transnasional
Menurut perwakilan JAM Coin, Andre, fitur dan layanan premium dalam ekosistem tersebut menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi utama.
Hal ini memberikan utilitas langsung bagi para pengguna.
"Di dalam ekosistem JAM terdapat berbagai fitur dan layanan premium yang menggunakan JAM Coin sebagai alat transaksi.
Token ini tidak hanya memiliki nilai perdagangan, tetapi juga utilitas yang dapat dirasakan langsung oleh penggunanya," ujar Andre.
Fokus pada Peternakan dan Ketahanan Pangan
Sektor peternakan dan ketahanan pangan nasional menjadi fokus utama pengembangan koperasi berbasis desa ini. Program tersebut menyasar penyediaan sarana produksi serta penguatan rantai distribusi hasil bumi.
>>> 5 Fakta Menarik Es Krim Zangrandi, Kuliner Legendaris Surabaya
"JAM Coin akan mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi desa yang produktif, mulai dari penyediaan sarana peternakan hingga penguatan rantai distribusi hasil produksi.
Harapannya, program ini dapat mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ujar Johan Aripin Muba.
Johan menegaskan bahwa masa depan aset digital sangat dipengaruhi oleh manfaat nyata bagi masyarakat luas. Pengembangan ini berfungsi sebagai jembatan penghubung antara sektor digital dan ekonomi riil.
Dukungan eksternal datang dari Head of Business Development Mobee Exchange Hery Hermawan yang melihat potensi besar utility token di Indonesia.
>>> Inner Mongolia Bangun Pusat Konversi Batu Bara Terbesar di China
Selain itu, Vice President GudangKripto Alexander Pattiasina menilai JAM Coin memiliki prospek cerah karena ditopang oleh model bisnis yang jelas serta program pemberdayaan berbasis koperasi.
Update Terbaru
Ledakan Dahsyat Guncang Apartemen di Tacoma Saat Petugas Pemadam di Dalam
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Utang Soulja Boy ke Mantan Pacar Tembus Rp67 Miliar, Bunga Harian Rp18 Juta
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Mantan Teman Will Smith Minta Jada Pinkett Smith Diperikso soal Ancaman
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Terungkap! Sejumlah Pemain Jerman Tolak Ambil Penalti saat Tersingkir dari Paraguay
Kamis / 02-07-2026, 07:31 WIB
Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Pengacara Buka Suara soal Ketum PP Japto Diperiksa KPK
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Kane Sebut Laga Inggris vs RD Kongo 'Pertandingan Gila'
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Kane Sebut Laga Inggris vs RD Kongo 'Pertandingan Gila'
Kamis / 02-07-2026, 07:30 WIB
Pelatih Kongo Akui Harry Kane Bikin Dua Gol Pembalasan yang Sangat Telat
Kamis / 02-07-2026, 07:29 WIB
Libas Ekuador, Meksiko Hidupkan Memori Emas Piala Dunia 1986
Kamis / 02-07-2026, 07:28 WIB
Bayern Muenchen Resmi Datangkan Ismael Saibari Rp1 Triliun
Kamis / 02-07-2026, 07:28 WIB
Audi Hentikan Strategi Mobil Global Satu untuk Semua
Kamis / 02-07-2026, 07:28 WIB
Minyak Jadi Biang Kerok Defisit Neraca Dagang Juni 2026
Kamis / 02-07-2026, 07:28 WIB
Minyak Jadi Biang Kerok Defisit Neraca Dagang Juni 2026
Kamis / 02-07-2026, 07:28 WIB






