Bank Dunia: Kualitas Lapangan Kerja Hambat Pertumbuhan Kelas Menengah
Bank Dunia menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan di kisaran 5% belum cukup untuk memperkuat kelas menengah.
Laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026 menyebutkan tekanan besar pada kelompok ini akibat penurunan kualitas lapangan kerja dan merosotnya pendapatan riil pekerja berkeahlian menengah hingga tinggi.
>>> BI Rate Naik ke 5,50 Persen, Cicilan KPR Berpotensi Makin Mahal
Upah riil pekerja berkeahlian menengah turun rata-rata mendekati 1% per tahun selama 2018-2025. Sementara itu, upah pekerja berkeahlian tinggi merosot lebih dalam, sekitar 2% per tahun.
Secara keseluruhan, pertumbuhan upah riil menyusut sekitar 0,5% per tahun berdasarkan CAGR median upah riil.
Sebaliknya, pekerja berkeahlian rendah mencatat kenaikan upah rata-rata 1,7% per tahun. Namun, perbaikan ini belum mampu menahan penyusutan kelas menengah.
Proporsi pekerja kelas menengah turun drastis dari 14,5% pada 2018 menjadi hanya 7,1% pada 2025.
Bank Dunia mengaitkan fenomena ini dengan minimnya lapangan kerja formal yang menyerap tenaga kerja berpendidikan tinggi. Banyak lulusan perguruan tinggi beralih ke sektor informal.
Persentase lulusan perguruan tinggi di sektor formal bergaji menurun dari 74,1% pada 2018 menjadi 67,8% pada 2025.
Lulusan menengah atas juga mengalami penurunan serupa, hampir tujuh poin persentase.
Sebagian lulusan perguruan tinggi masih bisa masuk ke pekerjaan informal tingkat atas, dengan proporsi naik dari 6,7% menjadi 8,9%.
>>> Harga Emas Antam 12 Juni 2026 Naik Rp 20.000 Jadi Rp 2.709.000 Per Gram
Namun, pekerja berpendidikan rendah hanya punya pilihan sektor informal tingkat bawah.
Respons Ekonom: Perlunya Perbaikan Iklim Investasi dan Hilirisasi
Chief Economist PT Bank Tabungan Negara Tbk, Myrdal Gunarto, menyarankan pemerintah memperkuat fondasi ekonomi dengan menciptakan iklim investasi yang menarik.
Update Terbaru
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Semangat Pancasila Menggema di Bantul, Pengajian Kebangsaan Soroti Ancaman Kejahatan Digital
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB
Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






