Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi dan LPG Tidak Berubah
Pemerintah Indonesia memastikan tidak ada perubahan harga untuk bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Kepastian ini disampaikan setelah laporan perkembangan sektor energi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
>>> Suku Bunga BI Naik ke 5,5%, Saham Properti Tertekan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa harga energi bersubsidi tetap stabil.
"Yang pertama, kami menyampaikan bahwa harga BBM untuk bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali. Itu dulu," kata Bahlil usai pertemuan.
Kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.
Penyesuaian Harga Hanya untuk Energi Nonsubsidi
Mekanisme penyesuaian harga pasar hanya akan diberlakukan pada produk energi nonsubsidi.
Bahlil menjelaskan bahwa harga nonsubsidi akan menyesuaikan dengan harga pasar, namun tetap mempertimbangkan aspek komersial dan sosial.
"Nah, sementara harga yang non-subsidi itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada.
>>> Menkeu Purbaya Tak Hitung Dampak Fiskal Migrasi Pertamax ke Pertalite
Sudah tentu perhitungannya ini akan dilakukan secara bijak oleh teman-teman pelaku usaha, baik Pertamina maupun pelaku swasta yang lainnya," tuturnya.
Pemerintah saat ini sedang menggodok langkah strategis untuk memitigasi dampak penyesuaian harga Pertamax terhadap konsumsi masyarakat menengah ke bawah.
Salah satu instrumen utama adalah menjaga stabilitas harga komoditas bersubsidi.
"Pemerintah lagi sedang menggodok hal-hal yang terkait dengan menjaga daya beli masyarakat.
Makanya kita untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kepada BBM subsidi sama sekali tidak kita naikkan," imbuh Bahlil.
Pemerintah juga menjadwalkan koordinasi berkelanjutan bersama badan usaha, termasuk PT Pertamina (Persero), untuk memantau efek pergerakan harga nonsubsidi terhadap perekonomian.
>>> GP Ansor Lakukan Penyegaran Pengurus demi Hadapi Tantangan Kebangsaan
"Sementara yang lainnya dilakukan penyesuaian. Nanti kita cek nanti dengan teman-teman pelaku usaha, baik dengan termasuk Pertamina," tandas Bahlil.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






