IHSG Rebound, Kepercayaan Investor terhadap Pemerintah Membaik
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco menilai kepercayaan investor terhadap pemerintah mulai pulih setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Kamis (11/6/2026).
Penguatan IHSG terjadi di tengah langkah intensif pemerintah dan otoritas moneter mendorong nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
>>> 36 Tim Tersisa di Play-Ins FFNS 2026 Fall, Berebut Tiket Grand Final
"Saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat, sehingga itu juga berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar rupiah," kata Dasco di DPR, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Dasco mendorong badan pengelola dana seperti BPI Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, Taspen, dan dana pensiun BUMN untuk membeli kembali saham berfundamental kuat yang harganya terkoreksi.
"Kemarin dalam keadaan pasar harga sedang turun, ya tentunya kemudian misalnya BUMN atau Himbara itu kemudian buyback kembali," ujarnya.
Pada perdagangan pagi, IHSG melonjak 1,06 persen atau 62,6 poin ke posisi 5.964 pada pukul 09:45 WIB.
Sektor keuangan, properti, dan teknologi memimpin kenaikan di tengah pelemahan bursa Asia lainnya.
>>> IHSG Anjlok 1,91 Persen pada Sesi I, Sektor Barang Baku Pimpin Pelemahan
Meski demikian, IHSG masih turun 32,2 persen ke level 5.876 sejak awal tahun akibat aksi jual bersih investor asing Rp78,32 triliun, termasuk penjualan bersih Rp2,93 triliun pada pasar reguler sehari sebelumnya.
Di pasar valuta asing, rupiah sempat menguat 0,03 persen ke Rp17.948 per dolar AS pada pembukaan, lalu sedikit melemah ke Rp17.970 per dolar AS di tengah ketegangan geopolitik AS, Iran, dan Israel.
Penguatan rupiah didukung kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen, serta langkah Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan investor global soal stabilitas fiskal.
Kepala Strategi Makro Asia di Sumitomo Mitsui Banking Corp, Jeff Ng, menanggapi positif respons kebijakan tersebut, namun mengingatkan pemulihan sentimen pasar masih dalam fase awal.
>>> Google Rilis DiffusionGemma, Model AI Open Source dengan Generasi Teks 4x Lebih Cepat
"Kami mulai melihat tanda-tanda awal stabilisasi, tetapi kondisinya masih rapuh," kata Jeff Ng, dikutip dari Bloomberg News.
Update Terbaru
Kubu Reza Gladys Sebut Aksi Rieke Diah Pitaloka Bela Nikita Mirzani Langgar Konstitusi
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
Bentrokan Penggerebekan Narkoba di Katingan, Satu Polisi Gugur
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
147 Federasi Buruh Bersatu Tuntut UU Ketenagakerjaan Berkeadilan
Jumat / 03-07-2026, 06:57 WIB
Menteri Ekraf Dorong Brand Lokal Go Global Lewat Jakarta X Beauty 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Lima Browser Eropa Tawarkan Alternatif Privasi dan Kedaulatan Data
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Cara Memahami Standing Instruction Bansos dan Jadwal Pencairan KKS Mandiri 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:52 WIB
Sekai Project Rilis Visual Novel Jewelry Hearts Academia di Barat
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun Bersama Toronto Raptors
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Film Kompilasi Maebashi Witches Emoemories: Blooming Witches Tayang 23 Oktober di Jepang
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Sepanjang Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Jack Smith Bicara Ancaman Dakwaan Federal di MS NOW
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
California Selatan Perketat Aturan Kembang Api Akibat Risiko Kebakaran
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Trump Debuts Pesawat Air Force One Renovasi Rp6,4 Triliun, Perpustakaan Palsu Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB






