Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Disorot, Pengamat Ingatkan Daya Beli Masyarakat
Wacana kenaikan tarif bus Transjakarta mulai mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, rencana penyesuaian tarif dinilai perlu dilakukan secara hati-hati.
Ketua Umum Inisiatif Strategis Transportasi (Instran), Budi Susandi, mengingatkan bahwa pemerintah harus memperhitungkan kemampuan masyarakat sebelum memutuskan besaran kenaikan tarif.
>>> Mantan Eksekutif Honda Minta CEO Mundur, Mibe Bertahan
"Dikhawatirkan kalau misalkan dalam kondisi sekarang, di mana ya kondisi yang tidak baik-baik saja gitu kan, masyarakat nanti akan terbebani kalau besaran penyesuaiannya itu tidak sesuai dengan kemampuan," kata Budi kepada Kompas.
com, Rabu (10/6/2026).
Kajian Tarif Harus Perhatikan Kemampuan dan Kemauan Membayar
Menurut Budi, kajian mengenai tarif tidak hanya melihat kebutuhan operasional transportasi, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek kemampuan dan kemauan masyarakat untuk membayar layanan transportasi publik.
"Jadi harus ada diperhitungkan willingness to pay, ability to pay gitu kan, kemauan sama kemampuan.
Nah ini harus dikaji, pemerintah DKI punya tim ada di Dishub ada di Bappeda dan lain-lain mengkaji ini apakah dia memang kemampuan bayarnya itu berapa gitu kan," ucap Budi.
Ia menilai, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki sumber daya yang memadai untuk melakukan kajian tersebut.
>>> Hongqi G919: SUV Off-Road China dengan Tiga Diff Lock dan Tenaga 831 HP
Hasil kajian nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan besaran tarif yang ideal, sehingga keseimbangan antara kebutuhan operator dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Jika tarif dinaikkan tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi warga, dikhawatirkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum justru menurun dan berpotensi membuat mereka kembali beralih ke kendaraan pribadi.
Skema Tarif Berdasarkan Jarak Dinilai Lebih Adil
Update Terbaru
Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
5 Rekor Mbappe usai Cetak Brace di Prancis vs Swedia
Rabu / 01-07-2026, 09:40 WIB
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB






