Rencana Bursa Mineral Berpotensi Jadi Angin Segar Emiten Minerba
Rencana pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dapat menjadi angin segar bagi emiten-emiten produsen mineral dan batubara (minerba).
Namun, keberadaan bursa mineral baru bisa dianggap efektif jika dibarengi dengan implementasi regulasi yang konsisten.
>>> FIFA Rilis Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026, 48 Tim Berlaga
Pemerintah menargetkan pengoperasian Bursa Mineral dan Komoditas Strategis pada 1 Januari 2027 seiring dengan pengesahan perubahan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Bursa Mineral diharapkan dapat menjadi acuan harga komoditas nasional, memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama mineral dunia, serta meningkatkan transparansi perdagangan komoditas strategis di dalam negeri.
Kehadiran Bursa Mineral juga dipastikan berbeda dengan peran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, respons pasar dalam jangka pendek terhadap rencana pembentukan Bursa Mineral kemungkinan netral dan cenderung positif.
Hal ini berbeda dengan pengumuman rencana kebijakan ekspor sumber daya alam (SDA) melalui DSI yang langsung dipersepsikan negatif oleh pasar.
Poin plus dari keberadaan Bursa Mineral adalah Indonesia berpotensi menjadi penentu harga terutama untuk komoditas nikel dan batubara.
Hal itu dapat meningkatkan daya tawar emiten minerba sekaligus mengurangi ketergantungan pada Harga Mineral Acuan (HMA) atau Harga Batubara Acuan (HBA).
Minusnya, target bergulirnya Bursa Mineral dianggap terlalu ambisius jika ditetapkan pada 1 Januari 2027.
Padahal, proses membangun likuiditas bursa komoditas yang kredibel membutuhkan waktu bertahun-tahun.
“Kepercayaan buyer global juga tidak bisa dipaksakan,” kata dia, Senin (8/6/2026) lalu.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Arinda Izzati menyampaikan, kelebihan yang bisa ditawarkan Bursa Mineral tentu penentuan harga yang lebih baik serta tata niaga yang lebih transparan.
Update Terbaru
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Sebelum Praperadilan: Itu Sangat Menguntungkan
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Jokowi Klaim Tak Wajib Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Dilindungi UU
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Oppo Enco Air 5 Resmi Meluncur di India dengan ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Sutradara Ghost in the Shell Pastikan Tidak Ada GenAI dalam Remake
Jumat / 03-07-2026, 01:43 WIB
Masalah di Balik Perangkat AI Rahasia SpaceX
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Meta Ketergantungan pada AI Google, Zuckerberg Dipermalukan
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Kingdom Come: Deliverance Board Game Hadir Musim Gugur 2026, Kental dengan Elemen RPG
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Capcom Majukan Rilis Onimusha: Way of the Sword ke September 2026
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB






