Pemerintah Matangkan Formula Bursa Komoditas Mineral Nasional
Pemerintah Indonesia tengah merumuskan formula ideal untuk mendirikan bursa perdagangan komoditas mineral dan strategis nasional. Bursa ini ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027.
Langkah ini merupakan bagian dari amanat Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong Tiga Musim
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapatkan perluasan mandat untuk mengatur serta mengawasi perdagangan komoditas mineral strategis.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa kajian mendalam mengenai pembentukan ekosistem perdagangan ini masih terus berjalan.
Fokus saat ini adalah menemukan format terbaik sebelum bursa resmi diluncurkan.
"Kita belum melakukan pembahasan detail. Menyangkut dengan bursa mineral, lagi mencari-cari formulasi.
Belum, saya pikir itu belum arah ke sana lah. Nanti kita akan bahas," jelas Bahlil.
>>> Menteri Perdagangan Alihkan Minyakita Langsung ke Pasar Rakyat
Fungsi Komersial dan Pengawasan
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menjelaskan fungsi komersial dari bursa baru tersebut.
"Jadi kami bicara tentang komersial, bagaimana mineral dan komoditas strategis di Indonesia itu kemudian diperdagangkan di Indonesia dan kemudian orang tahu bahwa mineral kita seperti apa, di tingkat harga berapa, kemudian jadi pengikatan kontrak orang," ujar Misbakhun.
Sistem ini akan memisahkan tata kelola komoditas strategis dari ekosistem perdagangan berjangka yang saat ini di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) maupun bursa swasta seperti Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).
DPR bersama pemerintah menargetkan konsep kelembagaan serta regulasi teknis bursa komoditas ini akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan ke depan.
>>> Harga Batu Bara Asia Melonjak Akibat Aturan Ekspor Baru Indonesia
Seluruh aturan turunan akan dituangkan melalui Peraturan OJK (POJK).
Update Terbaru
Jokowi Tolak Tunjukkan Ijazah ke Publik, Kuasa Hukum Buka Suara
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Kejagung Serahkan Berkas Oknum TNI Aktif ke Jaksa Militer Terkait Korupsi Motor Listrik Rp1 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Prabowo Akui Bali Dilirik Jadi Pusat Finansial Internasional
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Modus Monopoli Ompreng MBG, Seret Jenderal Polisi Aktif
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Sebelum Praperadilan: Itu Sangat Menguntungkan
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Jokowi Klaim Tak Wajib Tunjukkan Ijazah Asli ke Publik, Dilindungi UU
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Oppo Enco Air 5 Resmi Meluncur di India dengan ANC 52dB dan Baterai 54 Jam
Jumat / 03-07-2026, 01:56 WIB
Sutradara Ghost in the Shell Pastikan Tidak Ada GenAI dalam Remake
Jumat / 03-07-2026, 01:43 WIB
Masalah di Balik Perangkat AI Rahasia SpaceX
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Meta Ketergantungan pada AI Google, Zuckerberg Dipermalukan
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Kingdom Come: Deliverance Board Game Hadir Musim Gugur 2026, Kental dengan Elemen RPG
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Jennifer Holland Ungkap Alasan James Gunn Sering Rekrut Teman di Filmnya
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB
Capcom Majukan Rilis Onimusha: Way of the Sword ke September 2026
Jumat / 03-07-2026, 01:42 WIB






