Taiwan Usir Kapal China di Tengah Ketegangan Batas Maritim
Wilayah perairan timur Taiwan memanas setelah Beijing mengirimkan armada kapal untuk menggelar operasi penegakan hukum lalu lintas maritim khusus.
Aksi China ini memicu respons cepat dari otoritas pertahanan Taiwan. Penjaga Pantai Taiwan langsung mengerahkan armada kapalnya sendiri untuk memberikan peringatan.
>>> Gelar Showcase Intimate, Martian Rilis Single Terbaru Berjudul Amin
Otoritas Taiwan mengonfirmasi bahwa kapal-kapal China tersebut telah berhasil diusir keluar dari zona perairan terlarang mereka.
Langkah Beijing dilaporkan terjadi setelah Jepang dan Filipina mengumumkan diskusi resmi mengenai pembatasan batas maritim mereka.
China meradang karena menilai pembatasan tersebut ikut melibatkan wilayah perairan di lepas pantai Taiwan.
Respons Keras Taiwan
Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, memberikan respons keras terhadap tindakan armada Beijing di hadapan parlemen maritim.
"Pertama, ini adalah tindakan provokatif, dan kedua, ini adalah bentuk perang kognitif (cognitive warfare)," tegas Koo.
"Mereka mencoba mengklaim perairan timur sebagai wilayah kekuasaan mereka, seperti menebarkan jaring laba-laba raksasa di kawasan tersebut. Ini merupakan penghinaan serius terhadap kedaulatan nasional kami," tambah Koo.
Kepala Dewan Urusan Kelautan Taiwan, Kuan Bi-ling, menjelaskan situasi ini melalui akun media sosial pribadinya. Menurutnya, China telah meluncurkan kampanye eskalasi provokasi yang masif sejak awal Mei lalu.
Rangkaian aktivitas militer tersebut meliputi operasi di sekitar Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan di ujung utara Laut China Selatan.
>>> Yield SUN Melonjak Akibat Rupiah Tertekan dan Sentimen Global Negatif
Selain itu, Beijing juga mengirimkan kapal riset serta pemetaan khusus ke wilayah dekat Taiwan.
Jet tempur dan kapal perang China kini juga beroperasi di sekitar perimeter Taiwan yang terjadi hampir setiap hari.
Update Terbaru
Film 20 Tahun Sgt. Frog dan Anpanman 2026 Masuk 5 Besar Box Office Jepang
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Rupiah Sore Ambles ke Rp17.995 per Dolar AS, Makin Mepet Rp18 Ribu
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Polri Dukung Proses Hukum di Kejagung usai Brigjen Lalu Tersangka MBG
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Kalshi Luncurkan Kontrak Prediksi Piala Dunia 2026 untuk Warga AS
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Olivia Wilde Bawa Film Komedi 'The Invite' ke Sundance
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Newcastle Alihkan Fokus ke Bakat Muda Usai Jual Tonali £100 Juta
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
TVS Resmi Luncurkan Skutik 110 Cc Rp19 Jutaan, Siap Saingi Honda Beat
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Dokter Tifa Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang dan Publik
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Berkat Inovasi Hear in Hijab
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
WINGS Group Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Jawa Timur, Bantu 20 Anak
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Prabowo Sambut Hangat Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang Tetap Normal
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Menginap di Daloha Beach & Dive Resort, Sajikan Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 17:01 WIB
Rekomendasi Build Columbina Genshin Impact: Skill, Artefak, dan Party
Kamis / 02-07-2026, 17:00 WIB






