Israel Serang Target Militer Iran, Abaikan Peringatan Trump
Militer Israel mengumumkan telah meluncurkan serangan udara yang menyasar beberapa target militer di wilayah barat dan tengah Iran.
Langkah ini menunjukkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengabaikan desakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menahan diri dari eskalasi konflik.
>>> Lionel Scaloni Pastikan Nico Paz Pulih dan Siap Tampil di Piala Dunia 2026
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan serangan tersebut sebagai balasan atas serangan rudal yang dilepaskan Teheran sebelumnya.
Media resmi pemerintah Iran melaporkan terjadinya serangkaian ledakan keras di ibu kota Teheran akibat operasi militer tersebut.
Sebelum melancarkan serangan balasan, IDF mengklaim telah berhasil mengidentifikasi dan mencegat gelombang rudal yang ditembakkan dari Iran.
Mereka juga memastikan tidak ada korban jiwa berdasarkan laporan dari layanan darurat setempat setelah intersepsi rudal dilakukan.
Penjelasan Iran dan Eskalasi dengan Hizbullah
Penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaee, menyampaikan kepada ISNA bahwa peluncuran rudal ke Israel merupakan "peringatan agar mereka menghentikan tindakan permusuhan" di Lebanon.
Ketegangan terbaru ini menyusul eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah asal Lebanon.
Pada Minggu dini hari, Hizbullah menggempur sejumlah target di wilayah utara Israel yang langsung direspons oleh militer Israel.
>>> Harga BBM Juni 2026 Turun, Diesel Nonsubsidi Pimpin Penurunan
Serangan udara balasan Israel ke pinggiran selatan Beirut dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai 11 orang lainnya.
Di tengah situasi tersebut, proses negosiasi antara AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan damai sementara dikabarkan masih berjalan di tempat tanpa kemajuan berarti.
Axios melaporkan bahwa Trump telah memperingatkan Netanyahu melalui sambungan telepon pada hari Minggu.
Trump meminta Netanyahu tidak melakukan aksi balasan terhadap Iran serta memberikan waktu lebih bagi jalur diplomasi.
Secara terpisah, Trump menegaskan kepada Financial Times bahwa Netanyahu harus menerima kesepakatan apa pun yang dicapai antara AS dan Iran.
"I am in control. I make all the decisions," tegas Trump.
>>> Kementerian PANRB Buka Lowongan Magang 2026 untuk Lima Formasi
Ia menambahkan bahwa Netanyahu "is not the one who is making the calls."
Update Terbaru
Kenapa Penumpang Pesawat Dianjurkan Banyak Minum Air?
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Messi Bobol Cape Verde, Argentina Unggul 1-0 di Babak Pertama
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Babak 1 Piala Dunia 2026: Messi Cetak Gol, Argentina Unggul
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
5 Easter Egg dalam Minions and Monsters
Sabtu / 04-07-2026, 05:57 WIB
Jaksa Tuntut Hukuman Penjara untuk Mantan Hakim Milwaukee
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah di Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Caitlin Clark Kecam Pelecehan di Tengah Debat Keamanan Pemain WNBA
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce: Tamu Selebriti Padati Madison Square Garden
Sabtu / 04-07-2026, 05:50 WIB
Pasangan di Maine Selamatkan Anak Rusa dari Serangan Beruang
Sabtu / 04-07-2026, 05:49 WIB
Raja Juli Antoni Akui Tak Tahu Isi Amplop Bupati Kuansing
Sabtu / 04-07-2026, 05:49 WIB
JoJo's Bizarre Adventure Part 7: Steel Ball Run Anime '2nd Stage' Mulai 25 September
Sabtu / 04-07-2026, 05:22 WIB
Here U Are Webtoon Dapat Adaptasi Anime, Crunchyroll Rilis Trailer
Sabtu / 04-07-2026, 05:21 WIB
Fans Noah Kahan Beralih ke Platform Reseller untuk Tiket Konser
Sabtu / 04-07-2026, 05:21 WIB
Jaksa Tuntut Hukuman Penjara untuk Mantan Hakim Milwaukee Hannah Dugan
Sabtu / 04-07-2026, 05:21 WIB






