Presiden Donald Trump dikabarkan masih mempertimbangkan untuk memberikan pengampunan kepada Sean "Diddy" Combs. Nama Diddy disebut-sebut dalam diskusi internal mengenai daftar pengampunan terbaru.

Menurut laporan CBS News, Trump dijadwalkan bertemu dengan penasihatnya pada Jumat untuk membahas sejumlah pengampunan. Diddy menjadi salah satu nama yang masih dipertimbangkan secara pribadi oleh presiden.

>>> Demokrat Dituding Perangi Program Pilihan Sekolah

Seorang sumber mengatakan kepada CBS bahwa Diddy tidak masuk dalam rekomendasi resmi tim pengampunan Gedung Putih.

Namun, seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa Presiden Trump adalah pengambil keputusan akhir terkait grasi.

Laporan ini sejalan dengan informasi yang pertama kali diungkap TMZ pada Oktober lalu.

Saat itu, sumber mengatakan Trump masih ragu-ragu untuk meringankan hukuman Diddy, sementara sejumlah staf Gedung Putih mendesaknya untuk tidak melakukannya.

Kantor Komunikasi Gedung Putih sempat membantah laporan tersebut, namun TMZ tetap pada pendiriannya.

>>> DPR AS Setujui Anggaran Negara Bagian Hampir $34 Miliar

Sebelumnya, Diddy juga disebut membual kepada sesama narapidana di FCI Fort Dix pada November lalu bahwa ia akan mendapatkan pengampunan presiden pada awal 2026.

Namun pada Januari, Trump mengatakan kepada New York Times bahwa ia telah menerima surat dari Diddy yang meminta grasi.

Saat itu Trump menyatakan tidak mempertimbangkannya.

Diddy dijatuhi hukuman empat tahun penjara federal setelah dinyatakan bersalah pada Oktober 2025 atas dua tuduhan transportasi untuk prostitusi.

Ia dibebaskan dari tuduhan perdagangan seks dan konspirasi pemerasan yang lebih berat. Tanggal pembebasannya baru saja dimajukan menjadi 23 Februari 2028.

>>> Detail Baru Desain Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Terungkap

Belum jelas apakah Diddy akhirnya akan mendapatkan kesempatan kedua. Namun, pintu pengampunan tampaknya belum sepenuhnya tertutup.