Beppe Marotta Ungkap Alasan Tinggalkan Juventus dan Tolak Ronaldo
Presiden Inter Milan Beppe Marotta membuka kisah lama tentang penolakannya terhadap perekrutan Cristiano Ronaldo saat masih menjadi CEO Juventus pada 2018.
Keputusan itu memicu rumor perselisihan dengan Andrea Agnelli, namun Marotta menegaskan bahwa hal tersebut bukan penyebab utama kepergiannya dari Juventus.
>>> Portugal Kalahkan Chile 2-1 dalam Uji Coba, Dua Kartu Merah Warnai Laga
Pria berusia 69 tahun itu kemudian bergabung dengan Inter Milan dua bulan setelah meninggalkan Juventus.
Ia sukses mempersembahkan tiga trofi Liga Italia, termasuk musim 2025-2026 bersama pelatih Cristian Chivu.
Alasan di Balik Keputusan
Menurut Marotta, perpindahannya terjadi karena pemilik klub ingin mengubah struktur manajemen internal.
"Saya tidak setuju dengan perekrutan Cristiano Ronaldo, tetapi masa saya di Juventus tidak berakhir karena itu," ujarnya.
Ia menambahkan, "Ketika pemilik klub melangkah maju, manajer harus mundur selangkah."
Marotta juga menceritakan dinamika pemilihan pelatih di Inter Milan. Ia sempat mendekati Massimiliano Allegri sebelum akhirnya menunjuk Simone Inzaghi pada 2021.
>>> Bali United Lepas Enam Pemain Demi Rombak Skuad
"Presiden membuat pilihannya sendiri dan saya menerimanya," katanya.
Ia membeberkan karakter Antonio Conte yang dinilai sukses membangun motivasi tim. "Conte tahu kapan harus meninggikan suara pada momen yang tepat," ungkap Marotta.
Marotta juga mengungkapkan kegagalan kesepakatan dengan Allegri setelah pelatih tersebut menolak tawaran dari Real Madrid. "Arah rencana kami benar-benar tidak sejalan," jelasnya.
Setelah mengalami empat kekalahan di final Liga Champions bersama Juventus dan Inter, Marotta berjanji akan pensiun jika berhasil mengangkat trofi tertinggi Eropa tersebut.
"Impian saya selanjutnya? Terlalu mudah untuk mengatakan Liga Champions," ujarnya.
Ia menambahkan, "Tentu saja saya ingin memenangkannya bersama Inter. Tim saya telah bermain di empat final dan kalah di semuanya.
>>> Emil Audero Banjir Pujian Usai Timnas Indonesia Tekuk Oman
Jika kami memenangkan Liga Champions, saya bisa pensiun."
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






