Investor Qatar Batal Ajukan Penawaran Baru untuk Beli Manchester United
Yang terpenting, kami ingin menempatkan suporter kembali sebagai pusat dari Manchester United Football Club," bunyi pernyataan Sheikh Jassim saat itu.
>>> Menkeu Purbaya Selidiki Isu Daya Beli di Warteg, Siapkan Stimulus Tambahan
Ia juga menjanjikan bahwa akuisisi tersebut akan dilakukan tanpa membebani klub dengan utang baru.
"Penawaran ini sepenuhnya bebas utang melalui Nine Two Foundation milik Sheikh Jassim, yang akan berinvestasi pada tim sepak bola, pusat latihan, stadion, dan infrastruktur yang lebih luas, pengalaman suporter, serta komunitas yang didukung klub."
"Visi dari penawaran ini adalah menjadikan Manchester United Football Club dikenal karena keunggulan sepak bolanya dan diakui sebagai klub sepak bola terbesar di dunia.
Detail lebih lanjut akan disampaikan pada waktu yang tepat apabila proses penawaran terus berkembang."
Namun, rencana besar yang telah disusun tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.
Kekecewaan dalam Proses Negosiasi
Pada 2024, pihak yang mewakili kelompok investor Qatar mengakui adanya penyesalan karena kesepakatan gagal tercapai.
"Dalam situasi ideal, mungkin kami bisa saja membayar sedikit lebih mahal untuk menyelesaikan transaksi itu. Tetapi, kami sudah melakukan hal tersebut berkali-kali sebelumnya.
Kami merasa sedang dipermainkan dan syarat-syarat yang ditetapkan terus berubah. Kami merasa sudah memberikan lebih dari yang seharusnya."
Pernyataan tersebut memperkuat kepastian bahwa kelompok Sheikh Jassim tidak memiliki keinginan untuk kembali terlibat dalam proses pembelian.
Kritik Terhadap Kepemilikan Ratcliffe
Di sisi lain, masa kepemilikan Sir Jim Ratcliffe di Old Trafford sejauh ini belum sepenuhnya mendapat dukungan dari suporter.
Langkah efisiensi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja terhadap banyak karyawan, memang membantu memperbaiki kondisi keuangan klub. Namun, kebijakan tersebut memicu ketidakpuasan di kalangan pendukung.
>>> Dara The Virgin Targetkan Pertunangan dengan Awan Reyhan Tahun Ini
Selain itu, pergantian pelatih yang terus terjadi dalam beberapa musim terakhir turut menambah frustrasi suporter yang menantikan stabilitas dan kebangkitan tim di lapangan.
Update Terbaru
Cara Pre-order GTA 6 di Australia: Bundel, Diskon, dan Waktu Pengiriman
Kamis / 02-07-2026, 11:57 WIB
Edmonton Oilers Rekrut Frederik Andersen dengan Kontrak Satu Tahun
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
Dodgers Panggil Charlie Barnes, Kirim Wyatt Mills ke Minor
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
Qatar Kirim Personel Ahli dan Keamanan untuk Dukung Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:56 WIB
FCC Setujui Rencana Lelang Spektrum Upper C Band untuk 5G
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
Istri Bupati Kuansing Dipulangkan KPK Usai OTT, Status Saksi
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
9 Kota di Dunia Ini Menerapkan Pajak Turis Lebih Tinggi pada 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:55 WIB
Kate Middleton Dorong William Temui Harry di Inggris
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Akademisi Kritik Stiker Larangan Beli BBM bagi Penunggak Pajak Motor
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
INA Catat Dana Kelolaan Investasi Capai Rp146,2 Triliun per 2025
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Peneliti Temukan Rute 153 Hari ke Mars, Ilmuwan Dorong Pertahanan Planet
Kamis / 02-07-2026, 11:50 WIB
Anak Laki-Laki di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Kamis / 02-07-2026, 11:49 WIB
VAURA Pilates Resmi Buka Studio Pertama di Indonesia, Target Pasar Wellness Premium
Kamis / 02-07-2026, 11:49 WIB






