Telkom Gandeng Gorilla Technology Kembangkan Data Center AI di Batam
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, NeutraDC, memperkuat infrastruktur digital dengan menggandeng mitra global di proyek data center NeutraDC Nxera Batam.
Gedung pertama pusat data di Batam (BTM-1) yang dijadwalkan beroperasi tahun ini telah terisi penuh oleh para mitra.
>>> Bolu Ketan Hitam Klasik Kembali Populer Berkat Isian Cream Cheese
Perusahaan pun mulai menyiapkan pembangunan gedung kedua, BTM-2.
Gorilla Technology, penyedia solusi AI dan analitik data global yang berkantor pusat di London, Inggris, menjadi salah satu mitra strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1.
Melalui kerja sama ini, Gorilla Technology akan memanfaatkan fasilitas NeutraDC Nxera Batam untuk mendukung implementasi infrastruktur AI serta layanan digital di wilayah Asia.
Posisi Strategis Batam
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan pencapaian ini mencerminkan semakin kuatnya posisi TelkomGroup dalam transformasi menuju perusahaan digital infrastructure.
"Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang," ujar Seno.
Menurutnya, Batam memiliki posisi penting sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional.
CEO NeutraDC Group Andreuw Th. A.
>>> FIFA Matchday Juni 2026: Timnas Indonesia Uji Kekuatan Lawan Oman dan Mozambik
F menyampaikan bahwa keberhasilan mengamankan partner strategis global seperti Gorilla Technology menjadi momentum penting bagi perusahaan.
"Kami sangat antusias menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam.
Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur dan kualitas layanan," ujar Andreuw.
Pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, menumbuhkan talenta digital lokal, serta meningkatkan daya tarik investasi teknologi di kawasan SIJORI.
CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba menambahkan bahwa Batam memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat data digital strategis di kawasan.
"Batam merupakan lokasi yang sangat potensial dengan dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang terus berkembang," kata Indrama.
>>> Tren Divorce Jewelry: Ubah Cincin Nikah Jadi Desain Baru
Proyek berkapasitas 100 MW ini dibangun dengan mengedepankan efisiensi energi serta tata kelola lingkungan yang berkelanjutan sesuai komitmen TelkomGroup.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






