Robot Polantas China Mulai Bertugas di Hangzhou, Tindak 12.000 Pelanggaran
Sebanyak 15 robot polisi lalu lintas bernama Hangjing Zhixing resmi bertugas mengatur jalanan Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China, mulai 1 Mei 2026.
Kehadiran skuad robot pertama ini bertepatan dengan masa libur panjang Hari Buruh untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan.
>>> Rizky Ridho Resmi Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Oman
Robot setinggi 1,88 meter tersebut ditempatkan di area strategis seperti persimpangan jalan utama, kawasan komersial, hingga area wisata Danau Barat.
Robot dibekali sistem penggerak empat roda serta kapasitas komputasi kecerdasan buatan hingga 200 Triliun Operasi per Detik (TOPS).
Kapasitas daya baterai robot ini mampu menyokong operasional selama 8 hingga 9 jam kerja dalam sekali pengisian.
Secara visual, robot dirancang menyerupai polisi manusia lengkap dengan atribut rompi hijau neon, topi, dan sepatu seragam resmi, namun bergerak menggunakan kendaraan roda dua sejenis segway.
Deteksi Pelanggaran dan Teguran Otomatis
Selain mengarahkan lalu lintas, robot ini menggunakan sistem pengenalan visual otomatis guna mendeteksi pelanggaran marka jalan, pengendara tanpa helm, hingga pejalan kaki di jalur kendaraan.
Teguran suara akan dilayangkan langsung oleh robot kepada pelanggar di lokasi kejadian.
>>> Blue Blood Stable Bentuk Tim Horseback Archery dan Langsung Dominasi Kejuaraan
Pusat kendali kepolisian akan menerima rekaman data pelanggaran secara otomatis apabila pelaku mengabaikan tiga kali peringatan suara dari robot.
Berdasarkan data Biro Polisi Lalu Lintas Hangzhou, skuad robot tersebut telah melakukan 12.000 intervensi pelanggaran dalam tiga hari pertama kerja, atau rata-rata satu tindakan setiap 1 menit 43 detik.
Otoritas Kota Hangzhou menyatakan bahwa pengerahan robot bertujuan menggantikan tugas repetitif polisi manusia seperti meniup peluit atau berdiri lama di jalan.
Dengan demikian, personel kepolisian dapat dialihkan untuk menangani urusan kompleks seperti penanganan kecelakaan dan situasi darurat.
Sistem robotik ini juga mengintegrasikan delapan gerakan standar pengaturan lalu lintas dari Kementerian Keamanan Publik China yang tersinkronisasi langsung dengan lampu jalan.
>>> Saham MERK Turun 11%, Yield Dividen Hampir 10% Menggiurkan
Di kawasan wisata, robot tersebut turut berfungsi sebagai pusat informasi yang menyajikan rekomendasi rute real-time bagi para wisatawan.
Update Terbaru
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Stres
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
4 Buku Tulis Sekolah Tebal dan Murah, Tak Perlu Ribet Pasang Sampul
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
Cara Membuat NIB Mudah dan Gratis, Pedagang Online Kini Wajib Punya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Hasil Investasi Asuransi Umum Meningkat, OJK Ingatkan Risiko Volatilitas
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Menteri Keuangan: Harga Pertamax Segera Turun Bertahap
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Ekspresi Jokowi dan JK Jadi Sorotan, Isu Ijazah Palsu Kembali Mencuat
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Prabowo Akui Dapur MBG Polri Paling Baik Dibanding Lainnya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Florida Panthers Rekrut Radko Gudas dengan Kontrak Enam Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
AI dan Kelangkaan Memori Dorong Kenaikan Harga Konsol Game
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
Toronto Siapkan Aktivitas Redakan Panas dan Kembang Api di Canada Day
Kamis / 02-07-2026, 01:05 WIB
Patrick Kane Masuk Pasar Bebas, Tiga Tim Utama Berminat
Kamis / 02-07-2026, 01:01 WIB
Piala Dunia FIFA Lampaui Final NBA dalam Jumlah Penonton di AS
Kamis / 02-07-2026, 01:01 WIB
Manchester City Rekrut Elliot Anderson dengan Rekor Transfer Inggris
Kamis / 02-07-2026, 01:00 WIB
KAI Logistik Perkuat Posisi di Rantai Dingin Nasional dengan Angkutan Reefer
Kamis / 02-07-2026, 01:00 WIB






