Eks ART Erin Curhat Nekat Panjat Pagar Demi Kabur Temui Orang Tua
Seorang mantan asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina alias Erin, bernama Nur, mengungkapkan pengalamannya bekerja dengan mantan istri Andre Taulany yang tengah tersandung kasus dugaan kekerasan terhadap ART.
Nur mengaku terpaksa kabur dari rumah Erin dengan memanjat pagar. Ia tidak diizinkan pergi meski ada situasi darurat di keluarganya.
>>> Anthropic Rombak Skema Biaya Paket Langganan Claude Code
"Pas awal-awal kayak enggak nyangka saja bisa kabur, bisa keluar dari sana. Karena saya sudah berusaha buat baik-baik.
Sudah bilang, izin baik-baik," kata Nur seperti diberitakan detikHot pada Selasa (2/6).
"Kata ibu 'Kalau mau, keluar baik-baik', tapi ternyata susah juga. Mana orang tua makin parah sakitnya jadi saya terpaksa kabur," ujar perempuan asal Cianjur, Jawa Barat, itu.
Nur sebelumnya sudah meminta izin secara baik-baik, tetapi Erin tidak mengizinkannya. Ia diminta menunggu hingga ada pengganti.
Karena itu, ia memutuskan kabur.
Niat Nur memanjat pagar sempat membuat suaminya kaget dan panik.
Suaminya memperingatkan risiko keselamatan, namun tidak bisa mencegah karena Nur sudah tidak kuat bekerja dengan Erin dan ingin segera merawat orang tuanya.
>>> Gangguan Teknis Anthropic Claude AI Kuras Kuota Pengguna Global
"Alhamdulillah sekarang sudah mendingan. Kemarin juga sudah nengokin [orang tua].
Katanya ya sudah enggak apa-apa yang penting selamat, enggak apa-apa barang-barang enggak dibawa juga," kata Nur soal respons orang tuanya.
Erin Ganti Kuasa Hukum
Sementara itu, Erin sebelumnya mengganti kuasa hukumnya dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan yang dilaporkan oleh mantan ART-nya, Hera.
Hal tersebut diungkap oleh pengacara Sunan Kalijaga yang sebelumnya mendampingi Erin. Sunan menyampaikan keterangan itu lewat unggahan di Instagram Story.
Pada 22 Mei 2026, Erin menyerahkan rekaman CCTV kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Ia hadir memenuhi panggilan pemeriksaan bersama tim kuasa hukumnya.
Dalam pemeriksaan itu, Erin menjawab puluhan pertanyaan terkait laporan dugaan kekerasan.
>>> Anthropic Ajukan Dokumen IPO Rahasia ke SEC, Targetkan Debut Lebih Cepat dari OpenAI
Kuasa hukum Erin kala itu, Stivany Agusia, mengatakan pihaknya membawa barang bukti berupa recorder CCTV yang diklaim merekam situasi di rumah secara menyeluruh.
Update Terbaru
Manga Defying Kurosaki-kun Diadaptasi Menjadi Serial Live-Action Baru
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Mariners Sapu Bersih Angels Berkat Dominasi Bryce Miller
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Badai Petir dan Gelombang Panas Ancam Perayaan 4 Juli di Chicago
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Olivia Wilde Sutradarai Edward Norton dalam Film Komedi The Invite
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
AS Perketat Larangan Kembang Api saat Risiko Kebakaran Hutan Ancaman Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Tingkat Vaksinasi Campak Texas Naik Tipis, Masih di Bawah Target Imunitas
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Australia Siapkan Penyesuaian Taktik Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
Jesy Nelson Kampanyekan Skrining Bayi Baru Lahir Usai Diagnosis Kembarannya
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
LPEI Buka Akses UKM ke Kanada, Raih Kontrak Ekspor Rp3,4 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS Guru 2027 untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Keluarga Dokter Icha Laporkan Tiga Anggota DPRD TTU ke Polda NTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
KPK Tangkap Bupati Langkat, 1 ASN, dan 5 Swasta dalam OTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Swiss Sikat Aljazair 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
BRIN Kembangkan PLTGL Multi-Ruang untuk Elektrifikasi Wilayah 3T
Jumat / 03-07-2026, 12:41 WIB






