Kasus Dugaan Aniaya Eks ART Erin Naik ke Penyidikan
Polres Metro Jakarta Selatan resmi menaikkan status kasus dugaan penganiayaan yang menyeret Rien Wartia Trigina alias Erin dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
Peningkatan status perkara ini diputuskan setelah tim penyidik merampungkan gelar perkara dalam beberapa hari terakhir.
>>> Spin-off Donkey dari Shrek Tayang 2028, Eddie Murphy Kembali
Kasus ini bermula dari laporan mantan asisten rumah tangga (ART) Erin, Herawati, yang mengaku menjadi korban kekerasan fisik dan penganiayaan saat bekerja di kediaman Erin di kawasan Bintaro.
Herawati melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada akhir April 2026. Ia mengklaim kerap mendapatkan makian verbal, pemukulan, hingga ancaman dengan senjata tajam.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengonfirmasi bahwa seluruh pihak dalam gelar perkara sepakat untuk mengeskalasi kasus tersebut.
"Tadi saya sudah komunikasi dengan penyidik bahwa beberapa hari lalu telah dilakukan gelar perkara.
Kemudian dari hasil gelar perkara, peserta menyepakati bahwa untuk perkara sepakat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan," ujar Joko, Sabtu (27/6).
Dengan naiknya status hukum, fokus utama penyidik saat ini adalah merampungkan kelengkapan dokumen administrasi yang diperlukan.
>>> Stevie Nicks dan Tim McGraw Dikabarkan Tampil di Resepsi Taylor Swift-Travis Kelce
Langkah prosedural itu harus diselesaikan sebelum kepolisian melayangkan surat pemanggilan ulang formal kepada saksi-saksi untuk pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Joko menambahkan belum ada jadwal pasti pemeriksaan terbaru karena proses penataan berkas masih berjalan.
"Saat ini penyidik sedang melengkapi administrasi penyidikan. Tahapan berikutnya tentunya penyidik akan memanggil para saksi untuk kembali didengar keterangannya dalam bentuk berita acara pemeriksaan.
Nanti ke depan kita update kembali," tutur Joko.
Menanggapi laporan Herawati, pihak Erin juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Herawati atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).
>>> Max Martin Jual Katalog Musik, Taylor Swift Terdampak
Polisi menegaskan kedua laporan yang saling bertolak belakang tersebut masih terus diproses secara berjalan oleh tim penyidik.
Update Terbaru
Khutbah Jumat 10 Juli 2026 Angkat Pesan Menjaga Lisan, Diam Disebut Jalan Keselamatan
Jumat / 03-07-2026, 11:37 WIB
Build dan Combo Terbaik Musashi di Honor of Kings
Jumat / 03-07-2026, 11:36 WIB
Ronaldo Cetak Sejarah Baru Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
Gol Cristiano Ronaldo Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
Hasil Babak I: Swiss Mendominasi, Ungguli Aljazair 1-0
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
Bupati Langkat Diperiksa di Polrestabes Medan Usai Ditangkap KPK
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
7 Benda Ini Bakal Rusak Kalau Dicuci Pakai Air Panas
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
TNI Buru Elkius Kobak, Terduga Pembakar Pesawat dan Penembak Pilot AS
Jumat / 03-07-2026, 11:35 WIB
3 VAR dan Drama 109 Menit Selamatkan Portugal dari Mimpi Buruk
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB
AI Tak Akurat, Dua Orang Tak Bersalah Dipenjara Berbulan-bulan
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB
Indonesia Masuki Tahap Baru Aksesi CPTPP, Inggris Tegaskan Dukungan
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB
AS Curiga Israel Rencanakan Pembunuhan Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB
Sutradara Beber Beda Agent Kim Reactivated dari Film Taken
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB
5 Rekomendasi Body Lotion Tanpa Pewangi untuk Kulit Sensitif dan Parfum Tahan Lama
Jumat / 03-07-2026, 11:32 WIB






