Volvo Dapat Izin Khusus AS untuk Hindari Larangan Mobil China
Departemen Perdagangan Amerika Serikat memberikan izin khusus kepada Volvo untuk mengecualikan kendaraan mereka dari aturan mobil terhubung yang melarang teknologi asal China dan Rusia.
Keputusan ini diumumkan di tengah ketegangan hubungan antara Beijing dan Washington yang mempengaruhi produsen mobil milik Geely tersebut.
>>> BYD dan Chopard Buat Denza Z9 GT Edisi Khusus, Terjual Rp12,7 Miliar di Prancis
Izin Khusus untuk Volvo
Volvo menerima "izin khusus" dari Office of Information and Communications Technology and Services.
Izin ini efektif mencegah kendaraan dan teknologi Volvo dilarang berdasarkan aturan yang disahkan pada akhir masa pemerintahan Biden.
Aturan tersebut melarang penjualan dan impor sistem perangkat keras dan perangkat lunak kendaraan terhubung, serta kendaraan terhubung utuh, dari China dan Rusia dengan alasan keamanan nasional.
Volvo mengatakan keputusan ini diambil setelah "diskusi konstruktif" dengan pejabat AS. Perusahaan menekankan bahwa izin tersebut memungkinkan mereka melanjutkan rencana pertumbuhan di Amerika Serikat.
Dampak Aturan Biden
Aturan yang diumumkan pada akhir masa pemerintahan Biden menargetkan sistem konektivitas seperti Bluetooth, seluler, satelit, dan modul Wi-Fi, serta sistem mengemudi otomatis.
>>> Hyundai Hadirkan Layanan Servis Mobil Keliling, Tak Perlu ke Dealer
Pembatasan perangkat lunak mulai berlaku untuk model tahun 2027, sementara pembatasan perangkat keras untuk model tahun 2030.
Gedung Putih saat itu menyebut aturan tersebut untuk melindungi infrastruktur kritis dan keselamatan publik dari risiko spionase siber China.
Pabrik Volvo di AS
Volvo mencatat bahwa Amerika Serikat adalah salah satu pasar terbesarnya.
Perusahaan memiliki pabrik besar di Charleston, South Carolina, yang mempekerjakan lebih dari 2.000 orang dan telah menerima investasi lebih dari $1,3 miliar.
Pabrik yang mulai berproduksi pada 2017 itu saat ini merakit Volvo EX90 dan Polestar 3.
>>> Brado Carbon Buggy: Mobil Tanpa Layar, Mesin VW Udara, dan Serat Karbon
Dua kendaraan lagi akan diproduksi di sana pada 2030, termasuk XC60 yang dijadwalkan mulai dirakit tahun ini.
Update Terbaru
China Terapkan Aturan Keamanan Nasional untuk Investasi ke Luar Negeri
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Babak I Piala Dunia: Habib Diarra Antar Senegal Unggul 1-0 atas Belgia
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Ismael Saibari Resmi Gabung Bayern Munchen Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Anime Casino Games: Ketika Slot Reels Bertemu Energi Manga
Kamis / 02-07-2026, 04:21 WIB
Kopi Kenangan Rilis Laporan ESG 2025, Fokus pada Keberlanjutan dan Pemberdayaan Petani
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Dari Jual Sembako hingga Tarik Tunai, Cara Baru UMKM Menambah Penghasilan
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
5 Rekomendasi Sleeping Mask Lokal, Wajah Lembap dan Cerah Saat Bangun Tidur
Kamis / 02-07-2026, 04:20 WIB
Prabowo Tegaskan Hukum Bukan Alat Balas Dendam Politik
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Akui AS Tak Mampu Buat Pesawat Secanggih Hadiah Qatar
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Projo Minta Publik Tak Bawa-bawa Politik dalam Gelar Adat Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Trump Klaim Qatar Keluarkan Banyak Uang Demi Berikan 'Hadiah Istimewa' untuk Amerika Serikat
Kamis / 02-07-2026, 04:19 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 3 – 5 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 04:00 WIB
AC di AS Disebut Memperparah Gelombang Panas di Eropa
Kamis / 02-07-2026, 03:40 WIB
Subnautica 2: Krafton Bayar Bonus Lebih Besar ke Seluruh Tim, CEO Tetap Hengkang
Kamis / 02-07-2026, 03:36 WIB






