Yamaha Kritik Bursa Transfer MotoGP yang Terlalu Prematur dan Tidak Sehat
Mekanisme bursa transfer pembalap MotoGP mendapat kritik tajam karena dinilai bergerak terlalu prematur dan menciptakan iklim yang tidak sehat bagi kompetisi.
Fenomena perpindahan yang disepakati jauh sebelum musim berjalan tersebut dianggap merugikan investasi besar yang telah dikucurkan oleh tim maupun pihak sponsor.
>>> BABYMONSTER Rilis Single Baru SUGAR HONEY ICE TEA pada Juni 2026
Kondisi karut-marut pasar pembalap ini tercermin dari munculnya rumor Fabio Quartararo yang dikabarkan telah menandatangani kontrak bersama Honda untuk musim 2027, padahal kompetisi musim 2026 sendiri belum dimulai.
Situasi tersebut memicu pergerakan cepat dari Yamaha yang langsung mengincar Jorge Martin serta Ai Ogura.
Dinamika perpindahan bintang lainnya juga terlihat dari pergeseran Pedro Acosta ke Ducati serta perpindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia.
Berbagai pergerakan cepat ini semakin mempertegas anggapan betapa terlalu dininya para pembalap top dalam menentukan masa depan karier mereka.
Kekhawatiran Yamaha
Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, menilai bahwa situasi ini sangat menghambat tim untuk memetik hasil maksimal dari pembalap yang sedang mereka kontrak.
Dirinya mengungkapkan kekhawatiran mendalam mengenai dampak jangka panjang terhadap stabilitas kompetisi balap motor paling bergengsi tersebut.
"Situasi yang berkembang tahun ini, menurut pendapat saya, tidak sehat dan tidak tepat dalam jangka panjang.
>>> Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Ebola Baru untuk Atasi Darurat Global
Pasar perpindahan pembalap yang terlalu dini tidak memungkinkan siapa pun untuk memaksimalkan investasi yang telah dilakukan," kata Paolo Pavesio dikutip Selasa (26 Mei 2026).
Paolo Pavesio menyoroti adanya risiko kehilangan nilai investasi hingga mencapai 50 persen ketika sebuah tim sudah mengetahui bahwa pembalap mereka akan hengkang ke tim rival di musim mendatang.
Update Terbaru
MA AS Tolak Perintah Trump Akhiri Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran
Rabu / 01-07-2026, 09:36 WIB
Manuel Neuer Pensiun dari Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun soal KLB dan Wabah di UU Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Kunci Kemenangan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Celine Evangelista Ajari Putrinya Salat, Warganet Soroti Status Mualaf Sang Anak
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
4 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juli 2026, Hoki Menanti di Awal Bulan
Rabu / 01-07-2026, 09:35 WIB
Perempuan Disabilitas Berdaya: Karya dari Daerah Tembus Panggung Jakarta
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Aturan Minum Magnesium yang Benar agar Tak Mudah Stres dan Tidur Nyenyak di Usia 30-an
Rabu / 01-07-2026, 09:34 WIB
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB






