Kekhawatiran Biaya Baterai Mobil Listrik: Tak Selalu Harus Ganti Semua
Kekhawatiran mengenai biaya perbaikan baterai yang mahal kerap membayangi pengguna maupun calon konsumen kendaraan listrik.
Banyak yang menduga seluruh battery pack harus langsung diganti meski kerusakan hanya pada sebagian kecil komponen.
>>> Chery Group Indonesia Luncurkan Mobil Listrik iCar V23, Harga Mulai Rp389,9 Juta
Sistem penyimpanan energi pada kendaraan listrik modern memiliki struktur kompleks.
Rangkaian tersebut terbagi ke dalam beberapa komponen utama: unit sel kecil, modul, hingga kesatuan battery pack secara keseluruhan.
Penggantian Modul, Alternatif Lebih Murah
Mahaendra Gofar, pendiri EVSafe, menjelaskan bahwa penanganan kerusakan pada beberapa model mobil listrik masih bisa dilakukan melalui penggantian modul tertentu.
Langkah ini membuat pemilik tidak perlu mengganti keseluruhan battery pack.
"Tergantung modelnya. Tapi biasanya yang mempunyai battery pack, modul di dalamnya bisa diganti," kata Mahaendra kepada Kompas.
com, Sabtu (23/5/2026).
Unit terkecil penyimpan energi disebut sel baterai. Sejumlah sel disusun membentuk modul, lalu beberapa modul digabungkan menjadi satu battery pack utuh.
>>> Massimo Rivola Kritik Celah Regulasi MotoGP Pascainsiden Pedro Acosta
Proses penggantian satu sel baterai secara teknis memungkinkan.
Namun, Mahaendra menyebut prosesnya rumit dan berisiko besar jika tidak menerapkan prosedur tepat karena karakteristik setiap sel wajib seimbang.
"Risikonya adalah ketidakseimbangan tegangan, distribusi arus tidak merata, panas berlebih, umur pakai lebih pendek, dan potensi risiko keselamatan seperti thermal runaway," ujar Mahaendra.
Faktor risiko tersebut membuat teknisi maupun pabrikan lebih condong memilih penggantian per modul daripada per sel tunggal.
Metode ini dinilai lebih aman serta memudahkan penyelarasan kapasitas dan tegangan antar-sel.
Teknologi Cell-to-Pack Sulit Diperbaiki Parsial
Perbaikan parsial justru semakin sulit pada mobil listrik dengan desain baterai berintegrasi tinggi. Contohnya struktur cell-to-pack seperti blade battery milik BYD.
"Karena blade battery menggunakan teknologi cell-to-pack tanpa modul, tidak bisa direparasi per sel. Jadi harus diganti satu pack," kata Mahaendra.
>>> Satlantas Polres Ponorogo Uji Coba Kacamata Pintar Berteknologi AI
Pabrikan kerap memilih penggantian satu battery pack secara penuh demi efisiensi waktu servis. Langkah ini juga diambil untuk menjaga konsistensi performa, faktor keselamatan, dan keabsahan garansi resmi.
Update Terbaru
Pemerintah Kutuk Keras Pembakaran Pesawat dan Penembakan Pilot oleh OPM
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Ronaldo Jadi Pemain Tertua Cetak Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Pelatih Argentina: Cape Verde Lolos 32 Besar Bukan karena Kebetulan
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
Karyawan Xbox Pertanyakan Strategi Asha Sharma, Pimpinannya Dinilai Terlalu Terpengaruh Twitter
Jumat / 03-07-2026, 22:47 WIB
5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
4 Sepeda Road Bike Rp2 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Gowes Jarak Jauh
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Tiga Pelajar SD Raih Nilai Sempurna di Olimpiade Matematika Nasional
Jumat / 03-07-2026, 22:46 WIB
Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Hashim Ungkap Ide MBG Sudah Digagas Prabowo Sejak 2006, Tak Akan Dihentikan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Bank Mandiri Kumpulkan 7.000 Kantong Darah Lewat Program Donor 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB






