BRIN Kembangkan Superkapasitor untuk Optimalkan Baterai Mobil Listrik
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Elektronika (PRE) tengah mengembangkan superkapasitor sebagai solusi penyimpanan energi untuk kendaraan listrik dan perangkat elektronik.
Berbeda dengan baterai konvensional yang menggunakan reaksi kimia, superkapasitor menyimpan muatan listrik langsung di permukaan elektroda. Hal ini memungkinkan pengisian dan pelepasan energi dalam hitungan detik.
>>> Penulis The Batman 2: Hollywood Kini Lebih Suka Adaptasi Gim Video
"Superkapasitor menjadi pelengkap baterai untuk aplikasi yang membutuhkan pengisian cepat, daya tinggi, dan umur pakai panjang," ujar Peneliti PRE BRIN, Yahdi Bin Rus, dalam keterangan resmi.
Keunggulan Daya Tahan
Superkapasitor buatan BRIN dirancang mampu bertahan hingga ratusan ribu siklus pengisian dan pengosongan tanpa penurunan performa signifikan.
Meski demikian, tim peneliti menyadari densitas energi superkapasitor masih di bawah baterai. Riset kini difokuskan pada optimalisasi material elektroda untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan tanpa mengorbankan kecepatan pengisian.
Material maju seperti grafena, karbon berstruktur khusus, polimer konduktif, dan material komposit tengah dieksplorasi untuk memperluas permukaan aktif dan efisiensi perpindahan elektron.
>>> Spanyol Hadapi Austria di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
BRIN telah merancang berbagai prototipe, mulai dari model coin cell hingga flexible supercapacitor untuk perangkat elektronik masa depan.
Setiap prototipe diuji stabilitas elektrokimia, fleksibilitas mekanik, dan efisiensi penyimpanan energi.
Superkapasitor diposisikan sebagai pendamping baterai, bukan pengganti.
Potensi aplikasinya meliputi kendaraan listrik untuk akselerasi dan regenerative braking, perangkat wearable dan IoT, serta sistem penyimpanan energi terbarukan.
>>> ASAP Rocky Pamer Spanduk Ejekan ke Drake di Atas Panggung
Untuk mempercepat inovasi, BRIN menjalin kerja sama dengan University of Connecticut, Amerika Serikat, melalui program Visiting Scholar. Kolaborasi mencakup pertukaran pengetahuan, desain perangkat, dan pengembangan material maju.
Update Terbaru
Biodata Sarah Alana Gibson, Selebgram yang Buka Dugaan Perselingkuhan Suami
Jumat / 03-07-2026, 19:11 WIB
Nasya Kaila Nafizah Viral Dikecam usai Konten Hewan Berbulu Warna-warni Tuai Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 19:06 WIB
Peretas Bisa 'Hipnotis' Browser AI untuk Menyerang Pengguna
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
G-Dragon Resmi Jadi Duta Kehormatan Komite Warisan Dunia UNESCO
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
Kode 100 Days at Sea Juli 2026: Cara Dapatkan Pearls Gratis
Jumat / 03-07-2026, 19:01 WIB
Kode Haze Seas Juli 2026: Dapatkan Cash, Gems, dan Hadiah Lainnya
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Serangan Rudal Rusia Tewaskan 30 Orang di Kyiv
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Brad Dalke Cetak 69 di BMW International Open, Kembali ke Turnamen Ranking Dunia
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
Pinjaman KTA Online Bunga Rendah 2026: Daftar Terbaik dan Cara Ajukan
Jumat / 03-07-2026, 19:00 WIB
AMD: AI PC Kini Jadi Standar Baru Komputasi Personal
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB
Fitur Tersembunyi Amazon Echo yang Membuat Saya Berhenti Berteriak pada Asisten Rumah
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB
Federasi Iran Minta AS Dilarang Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi
Jumat / 03-07-2026, 18:56 WIB






