Ubisoft Catat Kerugian Operasional Rp 26,72 Triliun pada Tahun Fiskal 2026
Ubisoft, perusahaan video game raksasa di balik franchise Assassin's Creed, melaporkan kerugian operasional yang signifikan pada tahun fiskal 2025-2026.
Berdasarkan laporan keuangan resmi, kerugian operasional mencapai €1,3 miliar atau setara dengan Rp 26,72 triliun.
>>> Jadwal MPL ID S17 22 Mei 2026: Bigetron vs Dewa United, Liquid vs Alter Ego
Net booking perusahaan juga merosot tajam sebesar 17,4% menjadi €1,53 miliar (Rp 30,84 triliun).
Penyebab Kerugian
Manajemen Ubisoft menyebutkan beberapa faktor internal yang memicu penurunan ini.
Minimnya jadwal peluncuran game baru, hasil penjualan yang tidak mencapai target, dan penundaan proyek berskala besar menjadi penyebab utama.
Selain itu, pembengkakan biaya akibat proses restrukturisasi internal juga memperparah kondisi keuangan.
Langkah Efisiensi
Untuk menahan dampak finansial, Ubisoft menerapkan efisiensi berskala besar.
Langkah tersebut meliputi penghentian sejumlah proyek game, penutupan studio, dan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawan dalam setahun terakhir.
>>> Arknights Tier List Operator Terkuat Mei 2026
Strategi ini berhasil memotong biaya tetap sebesar €118 juta (Rp 2,42 triliun), turun 8% dari periode sebelumnya.
Meski demikian, manajemen memprediksi tahun ini akan menjadi titik terendah bagi arus kas perusahaan.
Penjualan diperkirakan masih melemah 8% hingga 9% karena mayoritas proyek game utama baru siap dipasarkan dalam tiga tahun ke depan.
Pemulihan keuangan positif baru ditargetkan pada tahun fiskal 2026-2027 melalui revitalisasi franchise besar seperti Assassin's Creed, Far Cry, dan Ghost Recon.
Ubisoft juga berkomitmen mengetatkan standar kualitas produk dan mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengefisiensikan siklus produksi.
>>> Bungie Hentikan Dukungan Pengembangan Destiny 2 pada Juni 2026
Momentum kebangkitan awal diharapkan dari peluncuran Assassin's Creed Black Flag Resynced pada Juli 2026.
Update Terbaru
LiSA Rilis Vinyl Eksklusif Rayakan 15 Tahun Karier pada 26 Agustus
Minggu / 05-07-2026, 01:43 WIB
Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Sand: Raiders of Sophie Tembus 300.000 Penjualan, CEO TinyBuild Bercanda soal AC
Minggu / 05-07-2026, 01:32 WIB
Babak I 16 Besar Piala Dunia: Saibari Cedera, Kanada vs Maroko Imbang
Minggu / 05-07-2026, 01:29 WIB
Street Fighter 6 Season 4 Fokus pada Karakter Baru untuk Menarik Pemain Muda
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Cyberpunk 2077 Tembus 40 Juta Kopi Terjual, CD Projekt Red Puji Dukungan Jangka Panjang
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Square Enix Akui Kebiasaan Mengumumkan Game Terlalu Dini, Ubah Strategi Pemasaran
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Masa Depan Final Fantasy 14 Mobile Makin Tidak Pasti, Situs Resmi Offline Berminggu-minggu
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Film Plastik Ini Hancurkan Virus Hanya dengan Sentuhan, Kata Ahli Ini Pengubah Permainan
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Kesehatan Otak di Usia 11 Tahun Bisa Ungkap Risiko Demensia di Usia 70
Minggu / 05-07-2026, 01:28 WIB
Houston Hadapi Peringatan Panas Ekstrem saat Akhir Pekan Empat Juli
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Pittsburgh Perketat Keamanan Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS
Minggu / 05-07-2026, 01:27 WIB
Linda Noskova Kalahkan Sorana Cirstea di Babak Ketiga Wimbledon
Minggu / 05-07-2026, 01:22 WIB







