Danantara Indonesia buka suara terkait pengunduran diri Daud Joseph dari jabatan Direktur Utama PT Pos Indonesia. Surat pengunduran diri telah diterima pada Senin (29/6).

Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia Rohan Hafas mengatakan Daud Joseph ditugaskan memimpin pembenahan Pos Indonesia selama kurang lebih tiga bulan.

>>> BNI Rayakan 80 Tahun, Tegaskan Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Tugas itu mencakup due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan.

Berdasarkan asesmen yang dilakukan, Daud Joseph menyimpulkan PT Pos Indonesia membutuhkan perubahan yang menyeluruh dan fundamental. Rohan menyebut Daud Joseph dihadapkan pada persoalan yang kompleks.

"Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya," ujar Rohan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Danantara menghormati keputusan tersebut dan akan segera menyiapkan kepemimpinan baru untuk melanjutkan agenda restrukturisasi. Rohan menegaskan PT Pos Indonesia saat ini sedang dibenahi secara menyeluruh.

Dari proses due diligence dan evaluasi, Danantara menemukan berbagai persoalan keuangan dan tata kelola yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun.

Mereka juga menerima laporan dan menemukan indikasi dugaan rekayasa keuangan yang sedang ditindaklanjuti melalui audit dan investigasi.

"Karena itu, satu per satu persoalan yang selama ini membebani perusahaan harus kami bereskan," ujar Rohan. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik yang merusak tata kelola perusahaan.

Prioritas Danantara adalah memastikan PT Pos Indonesia kembali menjadi perusahaan yang sehat, profesional, akuntabel, dan berintegritas. Dengan demikian, perusahaan dapat menjalankan mandatnya secara optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan memastikan operasional perusahaan tetap berjalan lancar setelah pengunduran diri dirut.